Selasa, 18 Juni 2024

Empat Penyuap Erik Adtrada Divonis Bervariasi, Mantan Wakil Ketua DPRD Dihukum 2 Tahun Bui

Abimanyu - Senin, 10 Juni 2024 22:34 WIB
Empat Penyuap Erik Adtrada Divonis Bervariasi, Mantan Wakil Ketua DPRD Dihukum 2 Tahun Bui
(Kitakini.news/Abimanyu)
Suasana sidang perkara suap Bupati Labuhanbatu yang berlangsung di Pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri Medan.

Kitakini.news - Empat terdakwa penyuap Bupati Labuhanbatu non aktif, Erik Adtrada Ritonga divonis bervariasi oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Medan.

Baca Juga:

Adapun keempat terdakwa tersebut, yaitu Efendy Sahputra alias Asiong, Yusrial Suprianto Pasaribu, Fazarsyah Putra, dan Wahyu Ramdhani Siregar.

Majelis Hakim yang diketuai As'ad Rahim menilai para terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan memberi suap sebesar Rp3,3 Miliar kepada Erik Adtrada Ritonga sebagaimana dakwaan alternatif pertama.

Dakwaan alternatif pertama yang dimaksud ialah Pasal 5 ayat (1) huruf b Undang-Undang (UU) No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah menjadi UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor Jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP.

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Efendy Sahputra alias Asiong oleh karena itu dengan pidana penjara selama 2 tahun dan denda Rp100 juta subsider 2 bulan kurungan," sebut Hakim As'ad di Ruang Sidang Cakra II, Senin (10/6/2024).

Kemudian, Hakim pun menghukum terdakwa Yusrial Suprianto Pasaribu selaku mantan Wakil Ketua DPRD Labuhanbatu dengan pidana penjara selama 2 tahun dan denda sebesar Rp100 juta subsider 2 bulan kurungan.

"Menjatuhkan pidana terdakwa Fazarsyah Putra dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 8 bulan (20 bulan) dan denda Rp100 juta subsider 2 bulan kurungan," lanjut As'ad.

Sementara itu, terdakwa Wahyu Ramdhani Siregar diganjar dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 6 bulan (1,5 tahun) dan denda sebesar Rp100 juta subsider 2 bulan kurungan.

Menurut Hakim, hal-hal yang memberatkan, perbuatan para terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas Tipikor. "Hal-hal yang meringankan, para terdakwa bersikap sopan di persidangan," katanya.

Usai membacakan putusan, Hakim As'ad memberi waktu selama 7 hari kepada para terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk berpikir-pikir apakah mengajukan upaya hukum banding atau tidak.

Diketahui, putusan yang dijatuhkan Hakim kepada para tersebut lebih ringan daripada tuntutan JPU pada Komisi Pemberantasan Korupsi (Tipikor).

Sebelumnya, Efendy dituntut dengan pidana penjara selama 5 tahun, Yusrial dituntut 3 tahun penjara, Fazarsyah dituntut 2,5 tahun penjara, dan Wahyu dituntut 2 tahun penjara oleh JPU.

Selain pidana penjara, Jaksa juga menuntut para terdakwa untuk membayar denda sebesar Rp100 juta subsider 6 bulan kurungan. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Heru
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Ketua DPRD Madina dari Gerindra Tersangka Dugaan Suap PPPK

Ketua DPRD Madina dari Gerindra Tersangka Dugaan Suap PPPK

Dua Terdakwa Pencurian Arus Listrik Penambangan Bitcoin Dihukum 5,5 Tahun Penjara

Dua Terdakwa Pencurian Arus Listrik Penambangan Bitcoin Dihukum 5,5 Tahun Penjara

Jaksa KPK Minta Hakim Tolak Eksepsi Bupati Labuhanbatu Nonaktif

Jaksa KPK Minta Hakim Tolak Eksepsi Bupati Labuhanbatu Nonaktif

Jaksa Banding atas Vonis Tiga Terdakwa Kasus Korupsi PT PSU

Jaksa Banding atas Vonis Tiga Terdakwa Kasus Korupsi PT PSU

Dinyatakan Pailit Meski Mengaku Tak Punya Utang

Dinyatakan Pailit Meski Mengaku Tak Punya Utang

Mediasi Gagal, Gugatan Rp642 M ke PT Jaya Beton Indonesia Lanjut ke Pokok Perkara

Mediasi Gagal, Gugatan Rp642 M ke PT Jaya Beton Indonesia Lanjut ke Pokok Perkara

Komentar
Berita Terbaru