Selasa, 18 Juni 2024

Pengelolaan Sumber Daya Air, Indonesia Usulkan 4 Gagasan di Pertemuan World Water Forum

Guruh Ismoyo - Senin, 20 Mei 2024 00:03 WIB
Pengelolaan Sumber Daya Air, Indonesia Usulkan 4 Gagasan di Pertemuan World Water Forum
(Humas Setkab/Rahmat)
Menteri Komunikasi dan Informatika didampingi Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral, Kementerian Luar Negeri memberikan keterangan pers, di Ruang Media Center, Bali Nusa Dua Convention Center 2, Minggu (19/5/2024)

Kitakini.news -Pemerintah Republik Indonesia getol memperjuangkan 4 hal pokok dalam pengelolaan Sumber Daya Air Global pada pertemuan World Water Forum ke-10 di Bali Nusa Dua Convention Center, Bali, Denpasar, Minggu (19/5/2024).

Baca Juga:

Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Tri Tharyat kepada awak media, di Media Center, Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) 2, Badung, Bali, Minggu (19/05/2024).

"Pertama adalah kesepakatan internasional melalui Sidang Majelis Umum PBB terkait dengan penetapan Hari Danau Sedunia (World Lake Day). Ini akan menjadi satulegacyyang penting dari WWF," ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Kerjasama Multilateral Kementerian Luar Negeri, Tri Tharyat di Bali, Minggu (19/5/2024).

Tak hanya itu, kata Tri, Indonesia juga mengusulkan pembentukanCentre of Excellenceterkait dengan isu-isu air dan perubahan iklim serta resiliensi dari kedua situasi tersebut.

"Ketiga adalah apa yang dikenal dengan istilahIntegrated Water Resources Management(pengelolaan sumber daya air secara terintegrasi), khususnya di pulau-pulau kecil yang sangat menjadi kepentingan kita dengan pulau-pulau kecil yang sangat banyak dan juga kepentingan negara-negara berkembang kepulauan kecil," beber Tri.

Terakhir, masih kata Tri, Indonesia juga akan berupaya menghasilkan lebih dari 100 proyek konkret di bidang air yang telah dikurasi Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Kementerian Luar Negeri (Kemlu), serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Menurutnya, penyelenggaraan World Water Forum (WWF) ke-10 kali ini memiliki nilai-nilai dan kegiatan yang berbeda dibandingkan penyelenggaran WWF sebelumnya.

"Untuk kali pertama di dalam sejarah World Water Forum sejak yang pertama dilakukan di Maroko, hingga hari ini baru menjadi forum yang pertama kali ada segmen kepala negara yang kita sebut denganHigh Level Meeting.High Level Meetingsudah dikonfirmasi akan dihadiri oleh perwakilan dari 48 negara dan organisasi internasional," jelasnya.

Selain itu, untuk kali pertama dalam sejarah World Water Forum akan dihasilkan deklarasi tingkat menteri tanpa negosiasi, melainkan hanya dalam bentuk konsultasi.

"Yang paling penting dalam pelaksanaan kegiatan World Water Forum ke-10. Ini adalah selain kegiatannya yang akan terus diingat sebagai satu kegiatan yang sangat fenomenal dari sisi pelaksanaan, tapi dari Legacy juga akan kita tinggalkan apa yang kita sebut kompendium. Jadi kumpulan proyek yang sudah dikurasi oleh kementerian/lembaga terkait di Indonesia," paparnya.

Lebih lanjuut Tri menjelaskan bahwa untuk pertemuan tingkat menteri (Ministerial Meeting) telah terkonfirmasi akan dihadiri sebanyak 108 negara dan 30 organisasi internasional. (**)


Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Jembatan Ambrol di Langkat Akan Dibangun Ulang

Jembatan Ambrol di Langkat Akan Dibangun Ulang

“Turun Gunung", Staf Presiden Abetnego Ikut Pilkada 2024 di Karo

“Turun Gunung", Staf Presiden Abetnego Ikut Pilkada 2024 di Karo

Jokowi Buka Rakernas Apeksi XVII Tahun 2024 di Kaltim

Jokowi Buka Rakernas Apeksi XVII Tahun 2024 di Kaltim

Gaji Ke-13 Cair Mulai Hari Ini, Awas Penipuan

Gaji Ke-13 Cair Mulai Hari Ini, Awas Penipuan

Polda Sumut Tangkap Nelayan Bawa Sabu, Netizen : Cuma Segitu?

Polda Sumut Tangkap Nelayan Bawa Sabu, Netizen : Cuma Segitu?

Singapore Airlines Turbulensi Parah, Satu Orang Tewas

Singapore Airlines Turbulensi Parah, Satu Orang Tewas

Komentar
Berita Terbaru