Minggu, 21 April 2024

Mirisnya Nasib Sada Sumut dan Persekab Bandung, Sudah Degradasi Disanksi FIFA Pula

Sada Sumut dan Persekab Bandung, Sudah Jatuh Tertimpa Tangga
Sukri - Kamis, 04 April 2024 02:33 WIB
Mirisnya Nasib Sada Sumut dan Persekab Bandung, Sudah Degradasi Disanksi FIFA Pula
istimewa
Sada Sumut FC dan Persekab Kabupaten Bandung.
Kitakini.news -Klub sepakbola Sada Sumut FC dan Persekab Kabupaten Bandung, menjadi dua dari lima klub sepakbola Indonesia yang mendapat sanksi embargo oleh Badan sepak bola dunia FIFA.

Baca Juga:

Untuk diketahui, Sada Sumut FC merupakan klub sepakbola asal Sumatera Utara yang berlaga di kompetisi Liga 2 musim 2023. Sementara itu, Persekab Kabupaten Bandung, menjadi wakil Jawa Barat di pentas Liga 2 musim 2023/2024.


Tak mampu berbuat banyak di fase grup, Sada Sumut harus melewati babak playoff dengan harapan bisa tetap berada di Liga 2 musim mendatang. Sayangnya, Sada Sumut harus terhempas ke Liga 3 alias terdegradasi dari Liga 2 karena kalah bersaing di babak playoff.


Senada dengan Sada Sumut, Persekab Kabupaten Bandung juga harus melewati babak playoff lantaran gagal bersaing di babak grup. Tim yang bermarkas di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) itu juga harus terdegradasi bersama PSDS Deli Serdang.


Di saat berharap bisa kembali bersaing untuk memperebutkan tiket ke Liga 2 pada babak nasional Liga 3 mendatang, sanksi FIFA tersebut bagai petir di siang bolong bagi Sada Sumut FC dan Persekab Kabupaten Bandung. Betapa tidak, dengan sanksi embargo transfer selama tiga periode oleh FIFA, klub tersebut tidak bisa mendaftarkan pemain ke PSSI untuk memperkuat klub tersebut berlaga di kompetisi yang akan diikuti.


Seperti diketahui, embargo transfer adalah sanksi yang secara hukum menghalangi suatu klub untuk mendaftarkan pemain baru setelah merekrut mereka. Meskipun klub masih bisa merekrut pemain, mereka tidak dapat mendaftarkan mereka ke asosiasi sepak bola nasional, sehingga pemain tersebut tidak dapat bermain.


Seperti diberitakan sebelumnya, FIFA menjatuhkan sanksi kepada lima klub sepakbola yang berlaga di kompetisi sepakbola profesional Indonesia. Dari lima klub yang disanksi, satu di antaranya merupakan klub yang berlaga di Liga 2 musim 2023/2024, sedangkan tiga klub lainnya berlaga di Liga 2 musim kompetisi 2023/2024.


Melansir situs resmi FIFA, tiga klub Liga 2 yang mendapatkan sankai tersebut yakni Persiraja Banda Aceh, Sada Sumut, dan Persikab Kabupaten Bandung. Sementara Persiwa Wamena sebelumnya pernah berkompetisi di Liga 1 (Liga Super) dan Liga 2 (Divisi Utama). Sementara klub Liga 1 adalah Persija Jakarta. Sanksi yang diberikan berupa embargo transfer selama tiga periode.


Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), embargo adalah larangan perdagangan atau komunikasi yang diberlakukan terhadap suatu negara, kota, atau organisasi sebagai tindakan protes atau sanksi. Dalam konteks lain, embargo juga dapat merujuk pada larangan atau pembatasan yang diberlakukan terhadap suatu aktivitas, seperti larangan transfer dalam kasus klub sepak bola


Awal masa hukuman untuk masing-masing klub tidak sama. Persija dan Persiraja mulai dijatuhi hukuman sejak 26 Januari 2024, sedangkan Persikab dan SADA memulainya masa hukumannya pada 26 Februari 2024 lalu.


Untuk Persiwa, hukuman itu dijatuhkan terhitung sejak 12 Mei 2022 dan belum ditentukan kapan dicabut. Meski demikian, secara prinsip saat ini Persiwa sudah tidak eksis lagi dalam kompetisi sepak bola tanah air, setelah merger dengan tim Cirebon, Bina Putra.


FIFA tidak menjelaskan kasus apa yang membuat kelima klub itu terjerat hukuman. Namun mengutip Peraturan Status dan Transfer Pemain dan Kode Disiplin FIFA, embargo dapat dijatuhkan karena beberapa hal, seperti kewajiban pembayaran yang jatuh tempo, pemutusan kontrak tanpa alasan jelas, dan kegagalan membayar jumlah relevan secara tepat waktu.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Indra Sjafri Beberkan Rahasia Agar Tim  Sepakbola Bisa jadi Juara di PON XXI 2024

Indra Sjafri Beberkan Rahasia Agar Tim Sepakbola Bisa jadi Juara di PON XXI 2024

Seleksi Pemain Tim Sepakbola Sumut di PON 2024 Dihadiri Indra Sjafri? Ini Tanggal dan Penyeleksinya

Seleksi Pemain Tim Sepakbola Sumut di PON 2024 Dihadiri Indra Sjafri? Ini Tanggal dan Penyeleksinya

Kalahkan Peserta Liga 3 Nasional 2-1 di Laga Ujicoba, Bukti Kesiapan Tim Sepakbola  Sumut di PON 2024?

Kalahkan Peserta Liga 3 Nasional 2-1 di Laga Ujicoba, Bukti Kesiapan Tim Sepakbola Sumut di PON 2024?

Peringkat Timnas Indonesia di FIFA Melejit, Jadi Tiga Besar di ASEAN Lampaui Malaysia dan Singapura

Peringkat Timnas Indonesia di FIFA Melejit, Jadi Tiga Besar di ASEAN Lampaui Malaysia dan Singapura

Persija Jakarta Berhadapan dengan Sanksi FIFA: Manajemen Optimis Masalah akan Dibereskan

Persija Jakarta Berhadapan dengan Sanksi FIFA: Manajemen Optimis Masalah akan Dibereskan

Persiraja Banda Aceh, Gagal ke Liga 1, Kini Disanksi Embargo Transfer oleh FIFA

Persiraja Banda Aceh, Gagal ke Liga 1, Kini Disanksi Embargo Transfer oleh FIFA

Komentar
Berita Terbaru