Jumat, 21 Juni 2024

Mantan Pelatih PSMS Medan Suharto AD Berjuang Sembuh dari Stroke: Harus Semangat

Pelatih Gagah Itu Harus Menjalani Hari-hari di Kursi Roda
Sukri - Selasa, 13 Februari 2024 17:09 WIB
Mantan Pelatih PSMS Medan Suharto AD Berjuang Sembuh dari Stroke: Harus Semangat
istimewa
Suahrto AD di kursi roda.
Kitakini.news -Kabarkurang menggembirakan datang dari Suharto AD, mantan Pelatih PSMS Medan dan Sada Sumut FC. Pria yang lahir pada tahun 1961 itu mengalami stroke dan kini harus menggunakan kursi roda untuk aktivitasnya.

Baca Juga:

Suharto AD, yang sebelumnya terlihat gagah saat melatih, kini sedang berjuang untuk pulih dari stroke yang menyebabkan bagian kiri tubuhnya kehilangan daya fungsinya.


Suharto AD harus dibantu anak dan keluarganya untuk melakukan aktivitas dengan kursi roda. Tubuhnya juga tampak kurus dan menua dengan rambut putih yang mulai tumbuh di kepala plontosnya.


Beruntungnya, meskipun mengalami stroke, Suharto AD masih mempertahankan keberfungsian syarafnya yang lain. Dia mampu mengingat semua orang yang mengunjunginya dan tetap penuh semangat untuk berbicara.


"Iya semangat untuk sembuh," ujarnya saat berbincang dengan beberapa jurnalis olahraga di Medan yang belasan tahun mengenalnya, datang mengunjunginya, Selasa (12/02/2024) di Jalan Karya Bersama, Medan Johor.


Di atas kursi roda itu, Suharto AD menjelaskan stroke yang menimpanya terjadi usai dirinya menjalani perawatan di ICU salah satu rumah sakit dekat kediamannya.


Ya, sebelumnya, dia dirawat beberapa hari rumah sakit, karena asam lambung dan diabates. Kondisinya sempat membaik dan masih tampak bugar.


Namun, sejak awal Desember 2023, dia mengalami sesak nafas hingga dilarikan kembali ke rumah sakit hingga dimasukkan ke ICU.


"Stroke-nya datang setelah aku keluar dari ICU," ungkapnya.


Meski begitu, Suharto AD memastikan akan berjuang untuk kembali normal. Dia juga semangat untuk cek medis atau kontrol rutin di rumah sakit.


Seperti saat dikunjungi sejumlah temannya wartawan, kebetulan dia didampingi menantu dan adik sepupunya menjalani kontrol di rumah sakit. Dia terlihat senang mendapati teman dan adik-adiknya itu menunggunya kembali dari rumah sakit. Dengan didudukkan di kursi roda, dia memilih berbincang dengan para wartawan yang menunggu di warung di halaman rumah itu.


Suharto masih semangat bercerita tentang bola dan politik tanah air, meski kata-kata yang keluar dari mulutnya tak sejelas biasanya, lantang.


Walaupun di atas kursi roda, Suharto AD, memastikan akan tetap datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menggunakan hak suaranya di Pemilu 2024.


"Aku besok nyoblos, sayang kalau enggak digunakan," tegasnya.


Sejak sakit, Suharto mengatakan belum banyak yang menjenguknya. Selain jurnalis olahraga, ada Julius Raja, mantan Sekum PSMS yang sudah datang melihat kondisinya.


Dia tak mempermasalahkan itu. Dia hanya berharap doa mengalir untuk kesembuhannya.


"Doain aku cepat sembuh ya," ungkapnya.


Sementara itu, anak keempat Suharto, Dhilla yang mendampingi ayahnya memohon doa dari pecinta sepak bola Sumut agar ayahnya bisa kembali beraktivitas dengan baik.


"Mohon doanya untuk kesembuhan ayah saya, agar bisa melatih bola lagi," ujarnya.


Seperti diketahui, karir kepelatihan Suharto AD terakhir adalah membawa Sada Sumut FC yang saat itu masih berlabel Karo United promosi ke Liga 2.


Namun, pada setengah kompetisi Liga 2 musim 2023-2024, dia berhenti lalu posisinya digantikan Joko Susilo hingga akhir musim.


Sada Sumut FC makin hancur lebur di playoff di tangan pelatih Muhamad Yusuf Prasetyo dan resmi degradasi atau balik ke Liga 3.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
PSMS Medan Satu-Satunya Wakil Sumatera Utara di Liga 2 musim 2024/2025 Usai Langkah 2 Klub Liga 3 Sumut Terhenti di Putaran Nasional

PSMS Medan Satu-Satunya Wakil Sumatera Utara di Liga 2 musim 2024/2025 Usai Langkah 2 Klub Liga 3 Sumut Terhenti di Putaran Nasional

Mirisnya Nasib Sada Sumut dan Persekab Bandung, Sudah Degradasi Disanksi FIFA Pula

Mirisnya Nasib Sada Sumut dan Persekab Bandung, Sudah Degradasi Disanksi FIFA Pula

Aditya Ramadhan dapat Restu PSMS Medan untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia U-20

Aditya Ramadhan dapat Restu PSMS Medan untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia U-20

Kiper Muda PSMS Aditya Ramadhan Satu-Satunya yang Lolos Seleksi Timnas U-20 di Medan

Kiper Muda PSMS Aditya Ramadhan Satu-Satunya yang Lolos Seleksi Timnas U-20 di Medan

Wiganda Pradika, Pesepakbola Kota Medan tak Ingin Gagal Lagi Bawa Timnya Ke Liga 1

Wiganda Pradika, Pesepakbola Kota Medan tak Ingin Gagal Lagi Bawa Timnya Ke Liga 1

Kalah 1-2 dari PSIM Yogyakarta, Legimin Minta Maaf dan Menanti Keputusan Manajemen

Kalah 1-2 dari PSIM Yogyakarta, Legimin Minta Maaf dan Menanti Keputusan Manajemen

Komentar
Berita Terbaru