Selasa, 18 Juni 2024

87 Peserta se Sumut ikuti Festival layang-layang di Langkat

Junaidi - Senin, 10 Juni 2024 06:03 WIB
87 Peserta se Sumut ikuti Festival layang-layang di Langkat
(Kitakini.news/Junaidi)
Peserta festival layang layang

Kitakini.news -Pesta panen di Desa Sungai Ular, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Minggu (9/6/2024) dimeriahkan dengan festival layang-layang. Festival ini bertujuan untuk mengembangkan potensi seni layang-layang dan silaturahmi bersama dan menjunjung solidaritas.

Baca Juga:

Ketua panitia pelaksana festival layang-layang tingkat Sumatera Utara, Johan S berharap layang-layang tetap bisa menjadi permainan favorit masyarakat di tengah serbuan permainan online lewat gadget seiring perkembangan teknologi.

"Festival layang-layang ini berlangsung dua hari terbuka untuk umum se Sumatera Utara, ada berbagai kategori yang diperlombakan seperti layang-layang unik, dan juga sendaren," ujar Johan kepada wartawan di Langkat, Minggu (9/6/2024).

Layang-layang yang dilombakan dibagi dua kategori yakni layangan sendaren wajib pakai sendaren/tali pita (waw, gampangan, jangganan, babean, sawangan, hewan dan lainnya yang memakai sendaren dengan tinggi minimal 1,5 meter dan lebar bebas).


Kemudian layangan unik tidak pakai sendaren/tali pita bentuk atau motif manusia, hewan, kapal, pesawat dan benda-benda dengan tinggi, panjang dan lebar bebas.

Peserta festival layang-layang sebanyak 87 peserta yang berasal dari Kabupaten Deli Serdang, Kota Medan dan Kabupaten Langkat.

Kegiatan dibuka oleh Camat Secanggang Persadanta Sembiring didampingi Kapolsek Secanggang AKP Salija dan Kepala Desa Sungai Ular Misran.

Dalam kesempatan tersebut Camat Secanggang Persadanta Sembiring memberikan apresiasi atas terselenggaranya festival layang-layang, tingkat Sumatera Utara ini. " Festival layang-layang ini sudah menjadi agenda tahunan dan sudah di daftarkan di Dinas Pariwisata Kabupaten Langkat," ujar Persadanta.

Camat juga berpesan kepada para peserta dalam festival ini bukan semata-mata hanya menerbangkan layang-layang tapi teknis bermain layang layang itu juga menjadi penilaian.

"Kita berharap tahun depan sudah bisa disonding dengan Dinas Pariwisata untuk menjadi agenda tahunan yang mendapat support dari Pemkab Langkat. Kemudian festival ini bukan hanya menerbangkan layang-layang tapi juga teknis dan keunikan layang-layang menjadi faktor penilaian," katanya.

Kepala Desa Sungai Ular Misran berjanji tahun depan festival layang-layang ini akan dibuat lebih besar dan meriah dari tahun ini, apalagi ada usulan dari peserta agar dibuat piala bergilir. "

Menjawab usulan dari peserta, maka tahun depan kita akan buat lebih meriah apalagi mendapat support dari Dinas Pariwisata, kita akan buat piala bergilir," ungkap Misran.

Para pemenang festival layang-layang ini mendapatkan hadiah dari berupa uang tunai ditambah trophy. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Heru
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Minta Terbit Rencana Dibebaskan, Ratusan Massa Demo PN Stabat

Minta Terbit Rencana Dibebaskan, Ratusan Massa Demo PN Stabat

Jembatan Ambrol di Langkat Akan Dibangun Ulang

Jembatan Ambrol di Langkat Akan Dibangun Ulang

Percepat Turunkan Stunting, Pemprovsu Aktivasi dan Optimalisasi Posyandu 100 Persen

Percepat Turunkan Stunting, Pemprovsu Aktivasi dan Optimalisasi Posyandu 100 Persen

Mei 2024 Polres Langkat Tangkap 66 Tersangka dari 57 Kasus Narkoba

Mei 2024 Polres Langkat Tangkap 66 Tersangka dari 57 Kasus Narkoba

Mantan Bupati Langkat Terbit Rencana Dituntut 14 Tahun Penjara

Mantan Bupati Langkat Terbit Rencana Dituntut 14 Tahun Penjara

Tuntut Kades Dicopot, Ratusan Warga Serapuh Demo Kantor Bupati Langkat

Tuntut Kades Dicopot, Ratusan Warga Serapuh Demo Kantor Bupati Langkat

Komentar
Berita Terbaru