Rabu, 21 Januari 2026

Suhu di Dieng Minus Dua, Muncul Embun Es

Fitri - Minggu, 20 Juli 2025 20:34 WIB
Suhu di Dieng Minus Dua, Muncul Embun Es
ig@exploredieng.official
Suasana di Dataran Tinggi Dieng
Kitakini.news - Destinasi wisata Dataran Tinggi Dieng selain indah juga terkenal dengan suhunya yang dingin. Dan kini, suhu di sana mencapai minus dua derajat celcius.

Melansir berbagai sumber, Minggi (20/7/2025), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Banjarnegara mencatat suhu minimum di Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, pada Sabtu pagi mencapai minus 2 derajat celcius.

Baca Juga:

Tak pelak, suhu sedingin itu menyebabkan munculnya fenomena embun upas (beku) atau embun es.

"Dari pengamatan kami, suhu permukaan turun hingga minus 2 derajat celcius, sedangkan suhu udara minimum di sekitar Dieng berkisar antara 2 hingga 6 derajat celcius," kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Banjarnegara, Hery Susanto Wibowo, Minggu (20/7/2025).

Hery mengatakan suhu dingin yang ekstrem tersebut tercatat pada permukaan rumput di Kompleks Candi Arjuna, Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Banjarnegara.

Pun, sejak awal bulan Juli 2025, fenomena embun es sudah terjadi tiga kali di Dieng. Yakni pada tanggal 10 dan 11 Juli yang mencapai 0 derajat celcius, serta tanggal 19 Juli yang mencapai minus 2 derajat celcius.

Menurut dia, berdasarkan pengamatan umum dan data terbatas, suhu minimum di kawasan tersebut bisa mencapai antara minus 2 derajat celcius hingga minus 4 derajat celcius pada musim kemarau.

BMKG memperkirakan puncak musim kemarau 2025 di wilayah Dieng akan terjadi pada bulan Juli-Agustus, sehingga potensi penurunan suhu lebih ekstrem dan kejadian embun es masih berpotensi terjadi.

"Kondisi seperti ini cukup ekstrem untuk wilayah tropis. Biasanya suhu minimum di wilayah itu sekitar 20-30 derajat celcius pada siang hari," kata dia.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dieng Dinas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Kabupaten Banjarnegara, Sri Utami, mengatakan fenomena embun es pada Sabtu (19/7/2025) pagi, terlihat jelas di area lapangan dekat Candi Setyaki.

"Di lapangan dekat Candi Setyaki cukup tebal, kalau di Candi Arjuna juga ada, tapi tipis," katanya.

Menurut dia, fenomena tersebut menyedot animo wisatawan yang datang ke lokasi sejak pagi karena secara kebetulan akhir pekan, sehingga banyak wisatawan yang berkunjung ke Dieng.

Oleh karena masih berpotensi terjadi, kata dia, bagi wisatawan yang ingin menikmati fenomena embun es disarankan sudah berada di lokasi sekitar pukul 05.30 WIB.

"Jangan lupa menggunakan jaket, penutup kepala dan sarung tangan. Kami sarankan juga makan minum yang cukup karena sangat dingin," kata Utami.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Banjir Rob di Perairan Belawan hingga 23 Januari 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Banjir Rob di Perairan Belawan hingga 23 Januari 2026

Hipotermia Tidak hanya di Gunung, Bisa juga di Ruang Ber-AC

Hipotermia Tidak hanya di Gunung, Bisa juga di Ruang Ber-AC

Yahdi Khoir: Bencana Ini Harus Jadi Titik Balik Menata Alam dan Kebijakan Lebih Bijaksana

Yahdi Khoir: Bencana Ini Harus Jadi Titik Balik Menata Alam dan Kebijakan Lebih Bijaksana

Wali Kota Medan Tekankan Pentingnya Edukasi Bencana Gempa Bumi Sejak Usia Dini

Wali Kota Medan Tekankan Pentingnya Edukasi Bencana Gempa Bumi Sejak Usia Dini

Jakarta Diguncang Gempa 4,9 SR, BMKG: Berpusat di Tenggara Bekasi

Jakarta Diguncang Gempa 4,9 SR, BMKG: Berpusat di Tenggara Bekasi

Dampak Suhu Panas pada Kesehatan dan Aktivitas, Serta Tips Menghadapinya

Dampak Suhu Panas pada Kesehatan dan Aktivitas, Serta Tips Menghadapinya

Komentar
Berita Terbaru