Minggu, 31 Agustus 2025

Sake Jepang Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Fitri - Jumat, 10 Januari 2025 20:19 WIB
Sake Jepang Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO
kitakini/ilustrasi
Sake Jepang
Kitakini.news -Satu lagi produk kuliner Jepang yang ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO. Kali ini adalah sake.

Melansir berbagai sumber, Jumat (10/1/2025), sake yang merupakan anggur beras tradisional Jepang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO terhitung per 4 Desember 2024.

Baca Juga:

"Sake bukan sekadar minuman beralkohol, sake merupakan budaya Jepang itu sendiri," kata Direktur Japan sake and Sochu Makers Association, Hitoshi Utsunomiya.

Sake dianggap sebagai minuman suci, terbuat dari biji-bijian dan air, yang sangat diperlukan dalam berbagai festival, pernikahan, upacara kedewasaan, dan acara sosial budaya lainnya di Jepang.

Berakar kuat dalam budaya Jepang, minuman ini dibuat oleh para pengrajin menggunakan cetakan koji untuk mengubah pati dalam bahan-bahan menjadi gula.

Proses tersebut diawasi dengan teliti untuk memastikan jamur tumbuh dalam kondisi optimal, serta dapat menyesuaikan suhu dan kelembapan sesuai kebutuhan.

Beras yang dipakai untuk membuat sake harus berasal dari Jepang, agar minuman tersebut dapat digolongkan sebagai sake Jepang.

Dengan ini, para pembuat bir yakin minuman tradisional Jepang akan mengalami kebangkitan setelah mendapatkan status warisan dunia. Minuman berwarna agak kuning ini biasanya mengandung sekitar 15 persen alkohol.

Untuk diketahui, sake atau dikenal sebagai nihonshu, merupakan salah satu ekspor Jepang yang paling terkenal selain sushi. Selama beberapa tahun terakhir, sake semakin diminati oleh masyarakat luas, hal ini didorong oleh semakin popularnya kuliner Jepang di dunia.

Setiap tahun, total ekspor sake dari Jepang mencapai lebih dari 41 miliar yen. Menurut Asosiasi Pembuat Sake dan Sochu Jepang, tujuan ekspor terbesar minuman ini ialah Amerika dan Cina.

Meskipun penetapan sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO ini bukanlah lencana untuk tujuan komersial, pejabat sake berharap akan ada peningkatan penjualan global supaya membantu tradisi ini tetap lestari.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
FKUB Deliserdang Imbau Warga Jaga Keamanan, Kerukunan dan Kondusifitas

FKUB Deliserdang Imbau Warga Jaga Keamanan, Kerukunan dan Kondusifitas

5 Ha Tanah Milik Anggota Dewan Sumut di Aceh Tenggara Diduga Diserobot Oknum TNI

5 Ha Tanah Milik Anggota Dewan Sumut di Aceh Tenggara Diduga Diserobot Oknum TNI

Ketua PWI Tabagsel Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Akhmad Munir sebagai Ketum

Ketua PWI Tabagsel Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Akhmad Munir sebagai Ketum

Brighton Tumbangkan Manchester City 2-1, Comeback Dramatis di Amex Stadium

Brighton Tumbangkan Manchester City 2-1, Comeback Dramatis di Amex Stadium

Prihatin Kondisi Indonesia, Polsek Bangko Gelar Salat Gaib dan Doa Bersama

Prihatin Kondisi Indonesia, Polsek Bangko Gelar Salat Gaib dan Doa Bersama

Ribuan Ekor Ikan Mati Mendadak Diduga Keracunan Limbah PKS di Batubara

Ribuan Ekor Ikan Mati Mendadak Diduga Keracunan Limbah PKS di Batubara

Komentar
Berita Terbaru