Selasa, 18 Juni 2024

Konflik Lahan di Tapsel, Abdul Rahim: TLP Harus Bertindak Humanis Kepada Masyarakat

Heru - Selasa, 11 Juni 2024 03:03 WIB
Konflik Lahan di Tapsel, Abdul Rahim: TLP Harus Bertindak Humanis Kepada Masyarakat
(Kitakini.news/Heru Soesilo)
Anggota DPRD Sumatera Utara, Abdul Rahim Siregar

Kitakini.news - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), Abdul Rahim Siregar mendesak PT Toba Pulp Lestari (TPL) bersikap dan bertindak humanis kepada masyarakat prihal sengketa atau konflik lahan di Sipirok dan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

Baca Juga:

Sebab, lanjut Abdul Rahim, hingga hari ini perusahaan produsen bubur kertas (Pulp) itu terkesan arogan dan menakut-nakuti masyarakat di lahan izin konsesi Kementerian Kehutanan, khususnya Sipirok dan Angkola Timur Tapanuli Selatan.

"Kita berharap ada langkah dan tindakan humanis, jangan asal main tebang saja, karena di lahan konsesi itu terdapat rumah ibadah," ujar wakil rakyat yang akrab disapa ARS ini kepada wartawan di Medan, Senin (10/6/2024).

Hal ini disampaikan ARS merespon konflik yang sudah berlangsung sejak 2013 antara PT TPL dan masyarakat, dan memuncak setelah diketahui perusahaan menggarap lahan konsesi di Kecamatan Angkola Timur, yang ternyata lahan budidaya warga.

ARS juga merasa prihatin karena perusahaan terkesan arogan dan menakut-nakuti masyarakat dengan terus merubuhkan tanaman-tanaman budidaya milik warga disejumlah desa di Kecamatan Angkola Timur.

"Ratusan batang pohon karet dan tanaman produksi lainnya tumbang di kebun-kebun yang dikelola warga tanpa ada ganti rugi," cetus ARS.

ARS juga menekankan, bahwa benar pihak PT TPL mendapatk izin konsesi, tapi karena berkaitan dengan lahan yang sudah lama diusahakan/ditanami masyarakat, dan juga sebahagian sudah menjadi rumah, sekolah dan tempat ibadah harus dengan pendekatan humanis, tidak main tebang saja.

Selain itu, ARS juga mendesak keterlibatan Bupati Tapsel untuk memberikan solusi terkait hal ini. Diketahui, lahan PT TPL seluas 167.000 hektar dan di Tapsel sekitar 13.000 hektar itu juga diberikan pemerintah pusat demi kebaikan hati pemerintah. "Jadi kita minta untuk tidak semena-mena," imbuhnya.

Dikabarkan, ratusan warga pemilik lahan dari Kecamatan Angkola Timur telah mengadukan nasib buruk yang menimpa mereka ke Bupati Tapanuli Selatan dan DPRD Tapanuli Selatan sambil membawa salinan sertifikat tanah yang menjadi alas hak mereka.

Namun konflik yang terjadi sejak tahun 2013 lalu hingga kini tersebut belum kunjung tunas, sehingga membuat warga yang merasa telah puluhan tahun menguasai lahan dan punya sertifikat merasa tidak didukung oleh Pemkab Tapanuli Selatan.

Berkaitan dengan hal itu, ARS juga mencermati banyaknya pengaduan dari masyarakat Sipirok dan Angkola Timur terkait konflik lahan tersebut.

Pihaknya sudah meminta ke Ketua DPRD Sumut untuk dijadwalkan RDP dengan pihak PT TPL, Dinas Lungkungan Hidup dan Kehutanan Sumut, Dewan Adat Angkola Sipirok, Bupati Tapsel dan Camat Sipirok dan Camat Angkola Timur serta Kepala Desa terkait.

Terakhir ARS juga meminta TPL tidak melakukan cara-cara yang tidak manusia sebelum ada Rapat Dengar Pendapat / RDP di DPRD Sumut dalam waktu dekat ini. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Masyarakat di Sipirok Harapkan Gus Irawan Maju Pilkada Tapsel

Masyarakat di Sipirok Harapkan Gus Irawan Maju Pilkada Tapsel

Sepeda Motor Hantam Pikap di Angkola Selatan, Seorang Remaja Tewas

Sepeda Motor Hantam Pikap di Angkola Selatan, Seorang Remaja Tewas

Ikuti UKK sebagai Bacalon Wakil Walikota di PKB, Rudy Hermanto Siap Bangun SDM Kota Medan

Ikuti UKK sebagai Bacalon Wakil Walikota di PKB, Rudy Hermanto Siap Bangun SDM Kota Medan

Terima Pimpinan Muhammadiyah, Sutarto Ajak Perkuat Sinergitas Untuk Sumut

Terima Pimpinan Muhammadiyah, Sutarto Ajak Perkuat Sinergitas Untuk Sumut

Ratusan Mahasiswa Penerima KIP Ikuti Lomba Orasi Ala Bung Karno

Ratusan Mahasiswa Penerima KIP Ikuti Lomba Orasi Ala Bung Karno

Ini Arahan Kapolres, Saat Berkunjung ke SMA N 7 Padangsidimpuan

Ini Arahan Kapolres, Saat Berkunjung ke SMA N 7 Padangsidimpuan

Komentar
Berita Terbaru