Minggu, 14 Juli 2024

Mulai 1 Juni Beli LPG 3 Kg Harus Pakai KTP

Fitri - Selasa, 28 Mei 2024 23:03 WIB
Mulai 1 Juni Beli LPG 3 Kg Harus Pakai KTP
Instagram.com/@pangkalan_3_kg_siak
Ketersediaan LPG 3 kilogram (kg) atau gas melon di salag satu pangkalan.
Kitakini.news - Mulai 1 Juni 2024 warga yang mau membeli LPG 3 kilogram (kg) atau gas melon tidak bisa lagi sembarangan. Pembeli harus menyertakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai syarat utama.

Melansir berbagai sumber, Selasa (28/5/2024), hal ini diungkapkan Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI.

Baca Juga:

"Kami laporkan bahwa per tanggal 1 Juni nantinya pada saat akan melakukan pembelian LPG 3 kg itu nanti akan dipersyaratkan untuk menggunakan KTP," kata Riva dalam rapat.

Dan, dia menyebut setiap titik agen pangkalan akan melakukan pendataan. Data dari konsumen nantinya akan dimasukkan ke Merchant Application.

Riva mengatakan sampai 30 April 2024 tercatat ada 41,8 juta NIK yang terdaftar di aplikasi tersebut. Adapun mayoritas sebanyak 86 persen di antaranya adalah sektor rumah tangga.

"Dampak dapat kami sampaikan bahwa sudah terdata atau dan terdaftar 41,8 juta NIK yang mendaftar subsidi tepat LPG di mana 86 persen pendaftarnya mayoritas adalah sektor rumah tangga," tegasnya.

Sebagai informasi, beberapa hari lalu Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) menemukan praktik pengurangan volume gas LPG 3 Kg. Zulhas mengatakan ada pengurangan sebesar 200-700 gram.

Zulhas mengatakan ada 11 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBBE) yang terbukti melakukan praktik kecurangan tersebut. Dia mengatakan 11 titik itu tersebar di Jakarta, Tangerang, hingga Bandung.

Dia mengatakan praktik pengurangan volume itu tak sesuai dengan PP Nomor 29 Tahun 2021. Dia mengatakan praktik kecurangan itu berhasil diketahui dari hasil monitoring dan pengawasan Pertamina serta Kementerian ESDM.

Zulhas pun meminta stakeholder terkait ikut melakukan pengawasan. Hal itu dilakukan agar praktik kecurangan pengurangan volume gas LPG 3 Kg dan lainnya tak terulang kembali.*

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kasus Judi Online di KPK: 17 Pegawai Terlibat, Langkah Tegas Diambil

Kasus Judi Online di KPK: 17 Pegawai Terlibat, Langkah Tegas Diambil

Dir Pamintel Kuatkan Pengamanan dan Intelijen Pemasyarakatan di Jajaran Kanwil Kemenkumham Sumut

Dir Pamintel Kuatkan Pengamanan dan Intelijen Pemasyarakatan di Jajaran Kanwil Kemenkumham Sumut

Satgas BLBI Catat Perolehan Aset 34,59 Persen, Obligator Masih Nunggak Rp72,25 T

Satgas BLBI Catat Perolehan Aset 34,59 Persen, Obligator Masih Nunggak Rp72,25 T

Jatuhkan Jiri Prochazka 2 Kali, Alex Perreira Pertahankan Gelar Juara Kelas Berat-Ringan

Jatuhkan Jiri Prochazka 2 Kali, Alex Perreira Pertahankan Gelar Juara Kelas Berat-Ringan

Data Nasional Diretas, Anggota Komisi I DPR-RI Desak Pemerintah Bentuk Satgas Khusus

Data Nasional Diretas, Anggota Komisi I DPR-RI Desak Pemerintah Bentuk Satgas Khusus

Komisi A DPRD Sumut RDP-kan Dugaan Intimidasi Yang Diterima Aliansi Gerak Tutup TPL

Komisi A DPRD Sumut RDP-kan Dugaan Intimidasi Yang Diterima Aliansi Gerak Tutup TPL

Komentar
Berita Terbaru