Komnas Perempuan Sumbar: Lebih 1.200 Kasus Kekerasan

Kitakini.news -Wakil Ketua Komnas Perempuan Sumbar, Dahlia Madanih, mengungkapkan kekerasan terhadap perempuan di Provinsi Sumatera Barat masih tinggi.
Baca Juga:
"Komnas Perempuan Sumbar mencatat lebih 1.200 kasus terjadi
dialami perempuan di Sumbar," ujar Dahlia usai melakukan audiensi dengan Wakil
Ketua DPRD Sumbar, M Iqra, Rabu (27/8/2025).
Dikatakannya ada 11 kasus kekerasan perempuan menjadi perhatian
publik, diantaranya merupakan kasus pembunuhan.
"Kasus kekerasan terhadap perempuan di Sumatera Barat satu dari
tiga perhatian utama Komisi Nasional Perempuan yang perioritas mendapat
perhatian dari pemerintah," katanya.
Kasus kekerasan terhadap perempuan di Sumatera Barat cukup
kompleks termasuk kasus perceraian yang dikumpulkan dari aparat penegak hukum.
"Komnas Perempuan telah menerima lebih dari 1.200 kasus
kekerasan dengan kasus yang mereka alami cukup beragam," ungkapnya.
Selain itu Komnas Perempuan merekomendasikan daerah agar
mendengungkan membentuk ruang perjumpaan antara kelompok-kelompok berbeda
sehingga tidak ada kesalahpahaman.
"Diharapkan kelompok kelompok beragam yang ada, bisa hidup
berdampingan dan membangun rasa damai dan melibatkan suara suara
perempuan," katanya.
Isu lainnya yang menjadi perhatian utama Komnas Perempuan
terkait perlindungan perempuan dalam sumber daya alam.
Tiga isu utama yang menjadi perhatian Komnas Perempuan tersebut hasil konsultasi dengan masyarakat sipil dengan melibatkan unsur pemerintah.

Ditemukan 952 Kasus Kekerasan Berbasis Gender di Sumbar

Camelia Dikabarkan Laporkan Cabup Tapteng ke Polisi, Kasus Kekerasan

Waspada Kekerasan dalam Penyelenggaraan Pemilu 2024

Komnas Perempuan: Kasus Femisida Intim Tertinggi Selama 2023
