Selasa, 27 Januari 2026

Tiga Buah Khas Papua yang Eksis tapi Jarang Terekspos, Pernah Coba?

Fitri - Jumat, 23 Januari 2026 18:26 WIB
Tiga Buah Khas Papua yang Eksis tapi Jarang Terekspos, Pernah Coba?
ig@suntea_olshop
Matoa
Kitakini.news - Pernah merasakan buah khas dari hutan Papua? Jika pernah, berbahagialah, karena mereka terbilang jarang di pasaran.

Melansir berbagai sumber, (23/1/2026), Pulau Papua memiliki banyak ragam buah yang berasal dari hutan di berbagai wilayah.

Baca Juga:

Buah yang mungkin tidak familiar, namun dia ada dan eksis sebagai buah yang segar.

Kehadirannya ketika musim sejatinya tetap dinanti oleh penikmat. Selain karena rasanya, kekhasannya juga menjadi daya tarik tersendiri.

Jadi, jangan bayangkan buah ini seperti manggis, durian, cempedak, dan sebagainya.

Berikut buah yang dimaksud:

1. Matoa (Pometia pinnata)

Matoa adalah buah tropis endemik Papua yang rasanya disebut mirip kombinasi rambutan, lengkeng, dan sedikit durian.

Buah ini berasal dari jenis pohon besar yang termasuk dalam keluarga Sapindaceae, sama seperti rambutan dan leci.

Ada dua jenis Matoa, yaitu matoa kelapa yang berdaging kenyal dan padat, serta matoa papeda yang dagingnya lebih lembek dan lengket.

Selain cita rasanya yang unik, buah matoa kaya antioksidan dan vitamin, sehingga dipercaya baik untuk kesehatan tubuh.

2. Taer (Anisoptera thurifera)

Buah Taer tumbuh di hutan Papua, seperti di Pulau Yop Meos, Kabupaten Teluk Wondama. Buah ini dikenal masyarakat lokal sebagai sumber pangan.

Bentuk buahnya mirip kacang hijau dengan biji yang mengandung nutrisi tinggi.

Di beberapa komunitas Papua, biji taer bahkan dimanfaatkan sebagai pengganti makanan pokok tradisional.

Kabarnya, produktivitas pohon taer begitu rendah. Pohon taer hanya berbuah 1 kali dalam 5 tahun.

3. Woromo (Pandanus yilunea)

Buah ini sering disebut sebagai kelapa hutan. Woromo berasal dari keluarga pandan dan hidup liar di wilayah Pegunungan Tengah Papua.

Buah yang tampilannya mirip nangka ini memiliki daging putih kekuningan yang gurih seperti kelapa dengan tekstur yang lembut sampai agak keras.

Beberapa masyarakat setempat bahkan mengonsumsi woromo dengan cara dibakar untuk meningkatkan aroma dan cita rasanya.

Mengenai khasiat sehatnya, buah woromo berpotensi mengatasi penyakit jantung, kolesterol, asam urat, osteoporosis, kanker, tumor, hipertensi, maag, dan lainnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Walhi : Tak Cukup Hanya Cabut Izin, Presiden Harus Tuntut PT TPL Ganti Rugi dan Rehabilitasi Lingkungan

Walhi : Tak Cukup Hanya Cabut Izin, Presiden Harus Tuntut PT TPL Ganti Rugi dan Rehabilitasi Lingkungan

Rusak Lingkungan, Presiden Prabowo Cabut Izin PT TPL Serta 27 Perusahaan Lainnya di Sumut, Aceh dan Sumbar

Rusak Lingkungan, Presiden Prabowo Cabut Izin PT TPL Serta 27 Perusahaan Lainnya di Sumut, Aceh dan Sumbar

Masuk Inti Kota, Babi Hutan Buat Warga Sidimpuan Geger

Masuk Inti Kota, Babi Hutan Buat Warga Sidimpuan Geger

Denny Caknan dan Selebritis Lain Mau Beli Hutan agar Tidak Dialihfungsikan

Denny Caknan dan Selebritis Lain Mau Beli Hutan agar Tidak Dialihfungsikan

Rudi Alfahri: Tutup Permanen Perusahaan Perusak Hutan Penyebab Bencana

Rudi Alfahri: Tutup Permanen Perusahaan Perusak Hutan Penyebab Bencana

Walhi Sumut Duga Ada Transaksi di Balik Pencabutan Izin Perusahaan Perusak Lingkungan

Walhi Sumut Duga Ada Transaksi di Balik Pencabutan Izin Perusahaan Perusak Lingkungan

Komentar
Berita Terbaru