Efek Konflik Manusia dan Gajah Liar, Way Kambas Tutup Layanan Wisata
Melqnsir berbagai sumber, Jumat (16/8/2026), akhir-akhir ini gajah liar muncul ke permukiman masyarakat hingg mengalami kerugian sosial-ekonomi dan ancaman keselamatan.
Baca Juga:
Sementara, munculnya gajah liar ini mrnunjukkan kehilangan habitat dan terancam keberlanjutannya.
"Kami kekurangan personel dalam upaya penanggulangan konflik gajah liar, sehingga wisata ditutup sementara," ujar Kepala Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK), MHD Zaidi.
Penutupan layanan objek wisata alam di Taman Nasional Way Kambas tertuang dalam Surat Edaran Nomor 105/T.11/TU/HMS.01.08/B/01/2026 yang diterbitkan Balai Taman Nasional Way Kambas.
"Balai Taman Nasional Way Kambas melakukan penutupan sementara objek wisata alam di Taman Nasional Way Kambas Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung," tambahnya.
Zaidi mengatakan penutupan sementara layanan objek wisata alam di Taman Nasional Way Kambas tersebut akan dimulai pada hari ini, Jumat (16/1/2026).
"Mulai Jumat ini ditutup sementara sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan," katanya.
Namun, dia mengatakan Taman Nasional Way Kambas akan tetap memberi pelayanan untuk kebutuhan pendidikan serta kegiatan magang.
"Penutupan dalam rangka menyikapi adanya atensi masyarakat, serta keterbatasan sumber daya manusia dalam penanganan serta penanggulangan konflik gajah liar," pungkasnya.
Berikut Tren Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Sumatera Utara
Gencarkan Promosi Wisata, Malaysia Incar 4,6 Pelancong Asal Indonesia
Thailand dan Jepang Naikkkan Pajak Turis, Empat Negara Ini Juga Sama
Kemenpar Rekomendasikan Danau Toba untuk Libur Nataru
Usai Dihajar Banjir Bandang, Obyek Wisata Guci Siap Sambut Nataru