Kamis, 22 Januari 2026

Indonesia Tidak Masuk 25 Destinasi Wisata Dunia, Malaysia Beda

Fitri - Minggu, 05 Januari 2025 16:54 WIB
Indonesia Tidak Masuk 25 Destinasi Wisata Dunia, Malaysia Beda
kitakini/ilustrasi
Suasana Kota Kuala Lumpur
Kitakini.news -Indonesia tidak termasuk sebagai salah satu dari 25 destinasi wisata dunia yang wajib dikunjungi pada tahun ini. Sementara, Malaysia ada daftarnya.

Melansir berbagai sumber, Minggu (5/1/2024), daftar 25 destinasi wisata dunia yang wajib dikunjungi ini dikeluarkan oleh surat kabar Inggris, The Telegraph.

Baca Juga:

Penyusunan daftar ini dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti suasana, budaya, akomodasi, jalur penerbangan, kemudahan akses, dan harga.

The Telegraph berfokus pada destinasi yang relatif belum banyak dijelajahi dan terhindar dari masalah "over-tourism" atau wisata masal. Daftar ini juga mencakup berbagai anggaran, dari paket perjalanan sederhana hingga liburan mewah.

Malaysia dinobatkan sebagai negara paling disukai di Asia karena dianggap sebagai tujuan yang menawarkan beragam budaya dan keanekaragaman hayati yang luar biasa, mulai dari terumbu karang yang luas hingga hutan hujan tropis yang hijau.

The Telegraph juga menyoroti Kuala Lumpur yang kini semakin berkembang. Proyek-proyek tersebut diperkirakan akan semakin memperkuat reputasi Kuala Lumpur sebagai kota metropolitan modern yang dinamis.

Pada tahun ini, Malaysia juga akan menjadi tuan rumah beberapa festival dan acara besar, seiring dengan kepemimpinannya dalam Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara (ASEAN) yang akan berlangsung sepanjang 2025.

Selain Malaysia, dua destinasi Asia lainnya yang turut masuk dalam daftar adalah Vietnam dan Sri Lanka. Sedangkan, Indonesia tidak masuk dalam daftar.

Di Vietnam, pengunjung disarankan untuk mengunjungi Kota Ho Chi Minh untuk menikmati konser, acara budaya, serta pertunjukan kembang api. Sementara di Hanoi dan Hoi An, wisatawan dapat menikmati situs sejarah dan budaya yang kaya.

Pada 2024, Vietnam menyambut hampir 16 juta wisatawan internasional. Sedangkan Malaysia, menyambut sekitar 22,5 juta pengunjung.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Risiko Tekanan Rupiah Meningkat, Meski Emas dan IHSG Naik di Tengah Geopolitik

Risiko Tekanan Rupiah Meningkat, Meski Emas dan IHSG Naik di Tengah Geopolitik

BEI Dorong Literasi dan Inklusi Pasar Modal untuk Masyarakat Indonesia di 2026

BEI Dorong Literasi dan Inklusi Pasar Modal untuk Masyarakat Indonesia di 2026

Resolusi Finansial 2026, Pasar Modal sebagai Strategi Pengelolaan Aset Jangka Panjang

Resolusi Finansial 2026, Pasar Modal sebagai Strategi Pengelolaan Aset Jangka Panjang

Rusak Lingkungan, Presiden Prabowo Cabut Izin PT TPL Serta 27 Perusahaan Lainnya di Sumut, Aceh dan Sumbar

Rusak Lingkungan, Presiden Prabowo Cabut Izin PT TPL Serta 27 Perusahaan Lainnya di Sumut, Aceh dan Sumbar

Kepemimpinan Sadio Mané, Alasan Senegal Pantas Juara AFCON

Kepemimpinan Sadio Mané, Alasan Senegal Pantas Juara AFCON

Drama Panjang di Rabat: Penalti Kontroversial, Gol Extra Time Pape Gueye Antar Senegal Juara AFCON 2025

Drama Panjang di Rabat: Penalti Kontroversial, Gol Extra Time Pape Gueye Antar Senegal Juara AFCON 2025

Komentar
Berita Terbaru