Nunung Tolak Tawaran Sule soal Rumah Gratis
Melansir berbagai sumber, Selasa (18/3/2025), namun, Nunung belum mau menerima tawaran dari Sule. Ia mengaku lebih nyaman tinggal di kos bersama suaminya.
Baca Juga:
"Sule tuh sudah nawarin aku berkali-kali tinggal di rumahnya, ya memang akunya nyaman ngekost," kata Nunung dalam tayangan yang diunggah akun @pembasmi.kehaluan.real
Tawaran Sule ini sempat dia sampaikan langsung pada Nunung. Dan, sudah berulang.
"Ya maksudnya kan saya ada rumah di Cibubur nggak dipakai, daripada kosong ya saya tawarkan ke dia," kata Sule dalam sebuah acara televisi belum lama ini.
Sebagai informasi, Nunung saat ini hidup sederhana di sebuah kos kecil bersama suaminya, Iyan Sambiran.
Ekonomi Nunung terpuruk setelah membiayai pengobatan kankernya dan harus membiayai saudara-saudaranya.
"Ya kan maksudnya daripada dia ngekos harus bayar, ya saya tawarin untuk tinggal di sana nggak usah bayar," lanjut Sule.
Sule pun siap menanggung semua keperluan di rumah tersebut, seperti listrik dan perabotan rumah tangga.
"Kalau listrik nanti dibayarin, dia kurang apa misal lemari ya nanti kita siapkan," ujar Sule.
Menurut Sule, Nunung yang merupakan tulang punggung keluarga pantas untuk dibantu.
"Kalau memang saya masih bantu, insya Allah dibantu. Mbak Nunung ini kan tulang punggung keluarga, jadi nggak ada salahnya (saya bantu)," ungkapnya.
Mundur dari Anggota Direksi, Prilly Latuconsina Lepas Saham Sinemaku Pictures
Kebakaran Hanguskan Dua Rumah di Medan Sunggal
Suami Jadi Tersangka Pembunuhan Istri di Medan Helvetia
Lima Unit Damkar Padamkan Api yang Hanguskan Rumah di Desa Purbatua Padangsidimpuan
Rumah Terduga Bandar Narkoba Dibakar Warga, Lima Orang Diamankan Polres Madina
Tujuh Rumah Terbakar di Kampung Bukit Padangsidimpuan, Ini Penjelasan Polisi
Apresiasi Penutupan Izin 28 Perusahan, Yahdi: DPRDSU Akan Kawal Audit Izin Pemanfaatan Lahan
Pesta Gol di Bernabeu! Real Madrid Hancurkan Monaco 6-1, Vinicius Jr Dipuji
Arteta Tegaskan Kedewasaan Arsenal Usai Taklukkan Inter di San Siro
BEI Dorong Literasi dan Inklusi Pasar Modal untuk Masyarakat Indonesia di 2026
Resolusi Finansial 2026, Pasar Modal sebagai Strategi Pengelolaan Aset Jangka Panjang
Yahdi: Pengembalian TKD Rp1 T Percepat Pemulihan Pasca Banjir-Longsor
Masyarakat Adat Minangkabau Deklarasi di DPRD Sumbar, Tolak Sertifikasi Tanah Ulayat