Di Balik Konflik, Nikita Mirzani Doakan Lolly
Meski hubungan ibu dan anak ini penuh dengan konflik, Nikita Mirzani mengungkapkan bahwa dirinya masih terus mendoakan Lolly. Ia menegaskan bahwa tidak ada orang tua yang menginginkan hal buruk terjadi pada anaknya.
Baca Juga:
"Aku salat subuh tadi mendoakan Lolly, aku mendoakan anak-anakku. Walaupun dia pernah bilang menyesal dilahirkan dari rahimku, tapi sampai saat ini aku tetap mendoakan agar hidupnya lebih baik," ujar Nikita Mirzani dengan penuh emosi, dilansir dari tayangan Pagi Pagi Ambyar, Kamis (29/8/2024).
Nikita Mirzani juga menjelaskan alasan di balik sikap kerasnya terhadap Lolly. Menurutnya, semua itu semata-mata untuk melindungi anak perempuannya.
"Aku kekang dia karena dia anak perempuan yang harus dijaga kehormatannya. Ketika kemarin dia terkena isu yang tidak menyenangkan, aku sampai nggak bisa makan. Tapi apakah aku harus membicarakannya di media sosial? Tentu tidak. Aku memilih diam dan terus mendoakan dia," tambah Nikita Mirzani.
Nikita juga merasa sedih dengan komentar netizen yang menyebut bahwa Lolly adalah lawan tandingan yang sepadan untuk dirinya.
"Kenapa netizen sekarang menormalisasi hal-hal seperti itu? Mereka bilang Nikita ada lawan yang sepadan, tapi bukan begitu. Kalau aku mau, aku bisa saja memasukkan anak ini ke penjara, tapi aku tidak akan melakukan itu. Aku diam bukan berarti tidak sayang atau tidak peduli. Lolly seharusnya bahagia karena saat dia lahir, ada ayah, nenek, dan kakeknya yang lengkap. Dua anakku yang lain tidak memiliki ayah," ujarnya sambil terisak.
Meskipun begitu, Nikita menekankan bahwa saat ini Lolly sudah memilih jalannya sendiri, dan ia berharap Lolly bisa membuktikan bahwa dirinya bisa menjadi lebih baik. Sebagai seorang ibu, Nikita Mirzani tetap mendoakan yang terbaik untuk anak perempuannya itu.*
Efek Konflik Manusia dan Gajah Liar, Way Kambas Tutup Layanan Wisata
Pasca Banjir, Marga Surbakti Pasang Lilin dan Gelar Doa Bersama
Bangkit dari Bencana Alam di Taput, Warga Nyalakan Seribu Lilin
Warga Desa Poncowarno Demo Kampus USU, Tuntut Tanggung Jawab Alih Fungsi Sawah Jadi Kebun Sawit
Ulama NU Sumatera Desak Islah untuk Akhiri Konflik PBNU