Anies Baswedan Dijadwalkan Kampanye Akbar di Deliserdang dan Padangsidempuan 1 Februari
Kitakini.news -Calon presiden 01, Anies Rasyid Baswedan, dijadwalkan akan menggelar kampanye akbar di 2 kabupaten di Sumatera Utara, pada tanggal 1 Februari mendatang. Kedatangan Anies akan disambut 200 ribuan lebih relawan dan kader partai pengusung.
Baca Juga:
Kampanye
akbar Calon Presiden Anies Rasyid Baswedan, diagendakan akan mengunjungi 2
kabupaten di Sumatera Utara, yakni Kabupaten Deliserdang dan Kabupaten Tapanuli
Selatan, pada Kamis mendatang.
Bersama
Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh dan akan disambut 200 ribuan ribu kader
dan relawan partai pengusung.
Anies
dijadwalkan akan mengunjungi Kabupaten Tapanuli Selatan, yakni di Muara Tais
pada Kamis pagi tanggal 1 Februari, kemudian dilanjutkan terbang ke Kabupaten
Deliserdang, ke lapangan reformasi di Kecamatan Percut Sei Tuan.
Tim
pemenangan daerah Anies Sumatera Utara, bersama Partai Nasdem Dewan Perwakilan
Wilayah Sumatera Utara, hingga hari ini sudah menyiapkan seluruh persiapan
kampanye tersebut, dengan melibatkan dua ratus ribuan relawan dan partai
pengusung.
Seluruh
persiapan kebutuhan kampanye akbar juga sudah selesai disiapkan oleh tim TPD
Amin mulai dari tim pengamanan, relawan penyambutan Anies dan Ketua Umum Partai
Nasdem Surya Paloh, di Bandara Kualanamu, hingga kampanye di lapangan
reformasi.
Menurut
penasehat TKN Iskandar, Rabu (31/1/2024), mengatakan pihaknya sudah seratus
persen menyiapkan kampanye akbar di lapangan reformasi, dengan melibatkan 200
ribuan kader partai nasdem, relawan dan kader partai pengusung.
Ia juga berharap kampanye akbar Anies Rasyid Baswedan ini berjalan aman, lancar dan sukses, serta dia juga meminta maaf kepada warga Kabupaten Deliserdang, jika dengan adanya kampanye ini akan mengakibatkan kemacetan lalu lintas.
Aswin Parinduri: Dukungan ke Andar Amin Ikhlas Dari Hati
IHSG Menguat 0.47% di Penutupan Pekan, Rupiah Melemah Tapi Emas Stabil
Harga Gula Pasir Naik di Sumut, Gunawan Benjamin : Potensi Kenaikan Sudah Berhenti!
Ketahanan Ekonomi Indonesia di Tengah Gejolak Pasar: IHSG Bertahan, Rupiah Tertekan Defisit APBN
Inflasi Indonesia Diproyeksi Naik, Geopolitik Venezuela Picu Kenaikan Harga Minyak dan Emas