Lewati Ujian Pertama Xpora Indonesia International Challenge 2023, Tommy Sugiarto Bersyukur dapat Lawan Peringkat BWF di Atasnya
Kitakini.news - Pebulutangkis kawakan Indonesia, Tommy Sugiarto (MS), melalui ujian pertamanya (round 1) di Xpora Indonesia International Challenge 2023. Wakil Thailand, Panitchaphon Teeraratsakul dia kalahkan pada ronde 1 (babak 64 besar) di court 4 Gelanggang Olahraga (GOR) PBSI Sumut, Medan, Selasa (29/08/2023). Menghadapi Teeraratsakul, pebulutangkis peringkat 248 BWF, Tommy harus berjuang keras untuk lolos ke babak selanjutnya (32 besar).
Baca Juga:
Turun sebagai unggulan ke-15 di event ini, eks pemain Pelatnas Cipayung ini menang dua gim yang berjalan ketat dengan skor 21-18, 24-22. Sempat ketinggalan, Tommy Sugiarto mampu menyelesaikan set pertama dengan kemenangan.
"Di awal-awal sudah dapat lawan yang tangguh, makanya di awal tadi adaptasi dulu. Syukur di set (gim) awal bisa saya menangi mesti ketinggalan di 11 (interval) awal," ujar Tommy, kepada awak media usai laga.
Begitu juga di gim kedua, anak legenda bulutangkis Indonesia, Icuk Sugiarto itu mengaku sempat kehilangan konsentrasi.
"Di set (gim) kedua juga berjalan sengit, sempat leading 18 namun ada lengah dan kurang konsentrasi jadi lawan berjuang tapi akhirnya bisa saya menangi," ucapnya.
Lebih lanjut, pebulutangkis peringkat 153 BWF ini mengakui baru pertama kali menghadapi lawannya tersebut dan memilih fokus untuk laga selanjutnya.
"Di sini ada menang angin, kalah angin. Tapi dari kedua sisi mengalaminya. Fokus untuk laga besok round ke-2 (32 besar), terutama recovery. Ini baru jumpa pertama kali, jadi belum tahu sama sekali (kekuatan lawan)," sebutnya.
Selangkah demi selangkah, dirinya bertekad tampil maksimal di event ini.
"Pastinya saya akan berusaha untuk tampil yang terbaik dulu di setiap pertandingan," tambah Tommy.
Di sisi lain, pebulutangkis berusia 35 tahun ini mengakui bukan pertama kali ia main di GOR PBSI Sumut. Ia menyebut terakhir kali main di sini 12 tahun lalu.
"Ini bukan pertama kali main di sini. Sudah lama sekali saya gak main di sini. 12 tahun yang lalu saya terakhir kali main di sini, saat Sirnas di gedung ini. Ya banyak renovasi (perubahan). Main di Medan excited juga bisa main lagi di sini," pungkasnya.
Reporter: Sukri Harahap
Redaksi
Dominasi Total! Indonesia Sabet Empat Gelar dan Juara Umum Indonesia Masters 2025
Comeback Manis! Apriyani/Fadia Juara Indonesia Masters 2025 Usai All Indonesian Final
Dominan Tanpa Ampun, Zaki Ubaidillah Libas Wakil China di Final Indonesia Masters 2025
Akhirnya Juara! Raymond/Joaquin Tuntaskan Penantian Emas di Indonesia Masters 2025
Tumbangkan Malaysia, Marwan/Aisyah Persembahkan Gelar Indonesia Masters 2025 untuk Tanah Air