Umar Nurmagomedov Tampil Dominan, Bungkam Deiveson Figueiredo di UFC 324
Baca Juga:
face="Google Sans">Dalam pertarungan tiga ronde tersebut, Umar menang mutlak melalui keputusan bulat (unanimous decision) dengan skor identik 30-27 dari ketiga juri, sebuah refleksi nyata dari betapa sepihaknya duel ini sejak awal hingga akhir.
face="Google Sans">Kontrol Penuh di Semua Aspek Pertarungan
face="Google Sans">Sejak ronde pertama dimulai, Umar Nurmagomedov langsung mengambil alih kendali oktagon. Ia menekan dengan footwork rapi, kombinasi pukulan lurus yang presisi, serta tendangan kaki berulang yang perlahan menggerus mobilitas Figueiredo. Secara striking, Umar unggul dalam akurasi dan volume, membuat Figueiredo kesulitan menemukan ritme bertarungnya.
face="Google Sans">Namun keunggulan Umar tidak berhenti di atas kaki. Begitu pertarungan masuk ke jarak dekat, ia memperlihatkan kelas grappling elite khas Dagestan. Beberapa kali Umar berhasil melakukan takedown bersih, mengontrol posisi di atas, dan mendaratkan ground-and-pound tanpa memberi ruang bagi Figueiredo untuk mengembangkan permainan submission-nya.
face="Google Sans">Figueiredo Frustrasi, Umar Tetap Tenang
face="Google Sans">Memasuki ronde kedua dan ketiga, situasi tak banyak berubah. Figueiredo terlihat semakin frustrasi, bahkan sempat mendapat peringatan dari wasit Herb Dean, akibat minimnya aktivitas ofensif. Upaya mantan juara dunia itu untuk memancing brawl atau serangan eksplosif selalu dipatahkan oleh disiplin defensif Umar.
face="Google Sans">Umar sendiri tampil sangat dewasa dalam mengelola pertarungan. Alih-alih terburu-buru mencari penyelesaian, ia memilih mengamankan kemenangan dengan kontrol penuh, sebuah pendekatan cerdas menghadapi petarung berbahaya seperti Figueiredo.
face="Google Sans">Menang Telak, Tapi Belum Dijanjikan Duel Gelar
face="Google Sans">Kemenangan ini semakin mempertegas posisi Umar Nurmagomedov di jajaran elit bantamweight UFC. Meski demikian, hingga saat ini UFC belum secara resmi memastikan apakah kemenangan dominan ini akan langsung mengantarkannya ke pertarungan perebutan gelar.
face="Google Sans">Padahal, secara performa, Umar telah menunjukkan paket lengkap: striking efektif, grappling superior, kontrol oktagon, serta ketenangan tingkat juara. Banyak pengamat menilai, menahan Umar terlalu lama dari duel gelar justru berpotensi merugikan divisi itu sendiri.
face="Google Sans">Pesan Keras untuk Divisi Bantamweight
face="Google Sans">Dengan kemenangan atas nama besar seperti Deiveson Figueiredo, mantan juara kelas terbang UFC dua kali, meski berlangsung di catchweight akibat Figueiredo gagal timbang badan, Umar Nurmagomedov mengirim pesan jelas ke seluruh divisi: ia siap menghadapi siapa pun, kapan pun.
face="Google Sans">"Saya mencoba menyelesaikan laga, tapi dia hanya berputar dan tidak mau bertarung," ujar Umar saat diwawancarai Joe Rogan di oktagon pasca pertandingan.
face="Google Sans">"Saya tidak memilih lawan, siapa pun yang UFC beri, saya siap. Langkah demi langkah, saya akan kembali ke perebutan gelar," katanya lagi.
face="Google Sans">Entah UFC akan langsung memberinya pertarungan gelar atau kembali memintanya membuktikan diri satu kali lagi, satu hal tak terbantahkan, Umar Nurmagomedov bukan lagi sekadar prospek, melainkan ancaman nyata bagi siapa pun di puncak bantamweight.
face="Google Sans">Sumber: MMA Fighting, MMA Weekly, Youtube UFC
Idap TBC Ginjal, Lucky Element Meninggal di Usia 49 Tahun
Sempat Disarankan Opname, Inul Daratista Akhirnya Pingsan di Kamar Mandi
Jangan Simpan Cokelat di Kulkas, Rasa dan Tekstur Bisa Berubah
Polres Sidimpuan Temukan 24 Bal Ganja Kering Siap Edar di Kampung Darek
Polres Tapteng Dalami Insiden Anak Tenggelam di Kolam Renang