Final AFCON 2025: Maroko Andalkan Magis Tuan Rumah, Senegal Datang Dengan Mental Juara
Baca Juga:
Bagi Maroko, ini adalah kesempatan emas mengakhiri penantian
panjang gelar Piala Afrika yang terakhir kali mereka raih pada 1976. Bermain di
depan publik sendiri, Atlas Lions mengusung mimpi besar untuk mengangkat trofi
di rumah sendiri. Di sisi lain, Senegal datang dengan status juara AFCON 2021,
membawa pengalaman dan mental juara yang telah teruji di laga-laga krusial.
Menariknya, meski kedua negara kerap bertemu di berbagai
turnamen Afrika, final ACON 2025 menjadi pertemuan pertama Maroko dan Senegal
di partai puncak. Secara rekor pertemuan, Maroko unggul dengan 18 kemenangan,
sementara Senegal mengoleksi tujuh kemenangan, dan enam laga lainnya berakhir
imbang.
Langkah Stabil Maroko Menuju Final
Sebagai tuan rumah sekaligus unggulan, Maroko menunjukkan
performa nyaris sempurna sepanjang turnamen. Tim asuhan Walid Regragui tampil
solid, disiplin, dan sangat kuat di lini belakang. Hingga mencapai final,
Maroko hanya kebobolan satu gol dari enam pertandingan, menjadikannya catatan
defensif terbaik di turnamen ini.
Perjalanan Maroko menuju final memang tidak selalu mudah,
tetapi terlihat matang dan terkontrol. Mereka lolos dari fase grup tanpa
kekalahan, lalu melewati fase gugur dengan penguasaan permainan yang rapi.
Puncaknya terjadi di semifinal saat menghadapi Nigeria. Laga berlangsung ketat
dan berakhir imbang 0–0 hingga perpanjangan waktu, sebelum Maroko memastikan
tiket final lewat kemenangan adu penalti 4–2. Penjaga gawang Yassine Bounou
tampil sebagai pahlawan dengan dua penyelamatan krusial.
Keberhasilan tersebut mengantar Maroko ke final AFCON
pertama sejak 2004 dan membuka peluang besar untuk mencatat sejarah baru di
hadapan pendukung sendiri.
Senegal: Jalan Lebih Terjal, Mental Lebih Teruji
Berbeda dengan Maroko yang relatif mulus, perjalanan Senegal
menuju final diwarnai laga-laga ketat dan penuh tekanan. Namun justru di
situlah karakter juara mereka terlihat.
Pada semifinal, Senegal harus menghadapi Mesir, tim dengan
tradisi kuat di Piala Afrika. Pertandingan berlangsung keras dan seimbang
hingga akhirnya Sadio Mané muncul sebagai pembeda lewat gol penentu pada menit
ke-78, memastikan kemenangan 1–0 bagi Lions of Teranga.
Mané menyebut kedisiplinan dan kesabaran sebagai kunci utama
Senegal melaju ke final. Sepanjang turnamen, Senegal konsisten mencetak gol dan
tetap tajam di lini depan, meski tidak selalu dominan dalam penguasaan
permainan. Final ini menjadi partai puncak AFCON keempat bagi Senegal di era
modern, menegaskan status mereka sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola
Afrika.
Siapa yang lebih mulus langkahnya?
Jika dilihat dari statistik dan jalur menuju final, Maroko
sedikit lebih unggul dari sisi konsistensi dan stabilitas, terutama di sektor
pertahanan. Dukungan penuh publik tuan rumah juga menjadi keuntungan besar yang
sulit diabaikan.
Namun Senegal memiliki keunggulan berbeda, yakni pengalaman,
mental juara, serta kemampuan menghadirkan pemain penentu di momen-momen
krusial. Tim ini terbiasa bermain di bawah tekanan dan tahu bagaimana
memenangkan pertandingan besar secara efisien.
Final ini diprediksi berjalan ketat, mempertemukan
pertahanan kokoh Maroko melawan serangan klinis Senegal. Detail kecil — satu
kesalahan, satu momen magis pemain bintang, atau bahkan adu penalti — bisa
menentukan siapa yang akan mengangkat trofi.
Segalanya Dipertaruhkan
Lebih dari sekadar gelar, kemenangan di final ACON 2025
membawa makna besar bagi kedua negara. Maroko berpeluang menjadi juara tuan
rumah pertama dalam hampir dua dekade, sementara Senegal mengincar gelar kedua
beruntun untuk menegaskan dominasi mereka di Afrika.
Ketika peluit pertama dibunyikan, Rabat tak hanya menjadi
tuan rumah sebuah pertandingan, tetapi juga saksi duel dua kekuatan terbaik
Afrika, antara mimpi yang ingin diwujudkan dan kejayaan yang ingin
dipertahankan.
Sumber: Reuters, The Guardian, CAF Online, Antara News, En Hespress
Kepemimpinan Sadio Mané, Alasan Senegal Pantas Juara AFCON
Drama Panjang di Rabat: Penalti Kontroversial, Gol Extra Time Pape Gueye Antar Senegal Juara AFCON 2025
Bukan Sekadar Final: Maroko dan Senegal Bertarung Demi Sejarah di AFCON 2025
Drama Penalti Afrika: Harapan Mesir Hancur di Kaki Nigeria
Medali Perunggu atau Luka Tambahan? Mesir vs Nigeria di Panggung AFCON