Tuan Rumah Wajib Menang, Medan Falcons Siap Bangkit Demi Tiket Final Four
Baca Juga:
Pelatih Tim Medan Falcons Tirta Bhagasasi, Ariyanto Joko Sutrisno, mengakui kekalahan dari Bhayangkara pada laga pembuka di Pontianak menjadi pelajaran berharga bagi tim.
"Kami memang kemarin di Pontianak kalah dari Bhayangkara. Dari pertandingan itu kami banyak belajar. Sekarang kami menjadi tuan rumah, kami berharap doa dan dukungan bisa menaikkan semangat serta mental teman-teman atlet agar bisa melancarkan jalan kami masuk ke final four," ujarnya pada konferensi pers, Kamis (14/1/2026).
Falcons dijadwalkan menjalani dua laga krusial menghadapi Jakarta Garuda Jaya dan Surabaya Samator. Kedua pertandingan tersebut dinilai sangat menentukan posisi tim di klasemen.
"Di dua laga ini kami melawan Jakarta Garuda Jaya dan Surabaya Samator. Kami wajib menang. Bermain di kandang sendiri, sebisa mungkin kami harus memanfaatkan situasi dan kondisi sebagai tuan rumah. Targetnya jelas, wajib menang," tegasnya.
Hasil evaluasi internal menunjukkan sektor pertahanan menjadi titik lemah Falcons pada laga sebelumnya. Untuk itu, intensitas latihan difokuskan pada pembenahan sistem bertahan.
"Yang menjadi evaluasi utama saat kami kalah adalah pertahanan. Jadi sejak masuk Medan, porsi latihan kami perbanyak di pertahanan, terutama koordinasi antara blok dan defense," jelas Ariyanto.
Dari sisi kekuatan lawan, Falcons menilai secara kualitas dan pengalaman masih berada di atas Jakarta Garuda Jaya dan Surabaya Samator.
"Kalau bicara kekuatan, terutama melawan Garuda Jaya, kami masih di atas. Dengan pengalaman yang kami miliki, mudah-mudahan kami bisa benar-benar menampilkan permainan terbaik. Begitu juga melawan Samator, secara kualitas dan pengalaman kami masih lebih unggul," katanya optimistis.
Selain pertahanan, sektor servis juga menjadi perhatian serius tim pelatih dan manajemen. Manajer Nunu Aminullah, mengatakan, sektor servis juga menjadi perhatian.
"Pertahanan dan blok harus diperbaiki, tapi servis juga perlu dievaluasi. Di pertandingan sebelumnya, banyak servis yang terbuang dan itu memberikan banyak angka untuk Bhayangkara," ungkapnya mendampingi Ariyanto.
Menutup pernyataannya, manajer Medan Falcons berharap dukungan penuh dari masyarakat Medan dan Sumatera Utara dapat menjadi energi tambahan bagi tim.
"Saya mohon doa dari seluruh masyarakat Medan dan Sumatera Utara. Mudah-mudahan penonton yang hadir bisa seperti di Pontianak, yang pendukungnya luar biasa banyak. Kami berharap laga Medan Falcons bisa dipadati penonton yang datang langsung memberikan dukungan," pungkasnya.
Dengan status tuan rumah dan dukungan publik sendiri, Medan Falcons siap tampil habis-habisan demi menjaga asa melangkah ke babak final four Proliga 2026. Dengan begitu, kehadiran penonton dari seluruh penjuru Sumut diharapkan untuk mengawal asa tim Proliga mewakili Medan di pentas tertinggi voli tanah air.