Selasa, 27 Januari 2026

Situs Klub Nilai Komentar Mo Salah “Memalukan”, Isyarat Pergi dari Liverpool Jadi Jalan Terakhir?

Kontroversi Komentar Mo Salah
Sukri - Minggu, 07 Desember 2025 19:48 WIB
Situs Klub Nilai Komentar Mo Salah “Memalukan”, Isyarat Pergi dari Liverpool Jadi Jalan Terakhir?
istimewa
Mohammed Salah. (Foto: liverpool.com)
Kitakini.news -Anfield kembali bergejolak setelah hasil imbang 3-3 melawan Leeds United, namun badai terbesar justru datang dari Mohamed Salah. Dalam wawancara seusai laga, bintang asal Mesir itu melontarkan kritik terbuka yang mengguncang internal klub—menuduh Liverpool telah memperlakukannya dengan tidak adil dan mengisyaratkan bahwa masa pengabdiannya segera berakhir.

Baca Juga:

Dalam pernyataannya, Salah menyampaikan kekecewaan mendalam terhadap keputusan pelatih Arne Slot yang mencadangkannya selama tiga laga beruntun.


"Saya sangat, sangat kecewa… Saya sudah melakukan begitu banyak untuk klub ini… Sekarang saya duduk di bangku cadangan dan saya benar-benar tidak tahu alasannya,"
ujarnya.


Salah kemudian menambahkan bahwa ia merasa seperti dikhianati.


"Rasanya seolah klub menjatuhkan saya. Itulah yang saya rasakan," kata dia.


Ia juga mengungkap bahwa ada pihak internal yang ingin menjadikannya kambing hitam:


"Ada seseorang yang ingin membuat semua kesalahan jatuh kepada saya,"
ungkapnya.


Hubungannya dengan pelatih pun disebut memburuk.


"Saya sudah sering bilang bahwa saya punya hubungan baik dengan manajer, tetapi tiba-tiba kami sama sekali tidak punya hubungan," ucapnya.


Salah menegaskan ia merasa berhak mendapatkan kepercayaan lebih besar: "Saya tidak merasa menjadi masalahnya. Saya sudah melakukan begitu banyak untuk klub Saya layak mendapatkan posisi saya," katanya.


Pernyataan keras tersebut memicu gelombang kritik di Inggris. Sejumlah analis dan mantan pemain mengecam sikap Salah yang dianggap tidak profesional dan merusak reputasi klub. Bahkan, media resmi klub, menerbitkan judul tegas seperti "Salah dicerca karena perilaku yang 'memalukan' terhadap Liverpool setelah wawancaranya berbalik menyerang."


Artikel itu menilai bahwa komentar Salah mempermalukan klub dan memperkeruh suasana.


Para komentator menyebut Salah telah melanggar kode internal Liverpool, di mana masalah seharusnya diselesaikan secara tertutup. Seorang analis bahkan menulis:

"Membandingkan dirinya dengan pemain lain, mengatakan ia terlalu bagus untuk dicadangkan, tu menunjukkan kesombongan."


Situasi ini muncul di tengah performa Liverpool yang menurun musim ini, memunculkan kekhawatiran bahwa konflik publik antara pemain bintang dan manajemen dapat memukul moral ruang ganti.


Di sisi lain, pernyataan Salah yang mengisyaratkan bahwa laga kandang berikutnya bisa menjadi "momen perpisahan" membuat spekulasi semakin kuat. Ia disebut menarik minat klub-klub Liga Arab dan MLS yang siap memanfaatkan situasi panas ini. Banyak analis menilai hubungan Salah dan Liverpool kini berada pada titik paling rapuh sejak ia tiba pada 2017.


Dengan tekanan meningkat dari berbagai pihak, media, fan, hingga dinamika internal—situasi ini bisa menjadi akhir dari salah satu era paling berpengaruh dalam sejarah modern Liverpool. Bagi sebagian pendukung, komentar Salah terasa seperti sinyal jelas bahwa ia telah siap menutup perjalanan panjang dan suksesnya di Anfield.


Pada akhirnya, ledakan emosional Mohamed Salah bukan sekadar curahan kekecewaan seorang pemain bintang, melainkan titik balik besar yang berpotensi mengubah arah klub. Jika konflik tidak mereda, perpisahan antara Salah dan Liverpool tampaknya hanya tinggal menunggu waktu.

Sumber: The Guardian, Reuters, thesun.co.uk, talksport.com, liverpool

com

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Carrick Tetap Membumi Usai United Bungkam Arsenal di Emirates

Carrick Tetap Membumi Usai United Bungkam Arsenal di Emirates

Manchester United Jungkirbalikkan Arsenal 3-2, Perebutan Gelar Premier League Memanas

Manchester United Jungkirbalikkan Arsenal 3-2, Perebutan Gelar Premier League Memanas

Manchester City 2–0 Wolves: City Kembali Menang, Guardiola Puji Intensitas Tim

Manchester City 2–0 Wolves: City Kembali Menang, Guardiola Puji Intensitas Tim

Manchester City Wajib Menang, Wolves Datang Tanpa Takut

Manchester City Wajib Menang, Wolves Datang Tanpa Takut

Semua Mata ke Emirates: Arsenal dan Manchester United Siap Mengguncang Liga

Semua Mata ke Emirates: Arsenal dan Manchester United Siap Mengguncang Liga

Inggris Menggila di Eropa: Chelsea, Newcastle, dan Liverpool Menang Berkelas

Inggris Menggila di Eropa: Chelsea, Newcastle, dan Liverpool Menang Berkelas

Komentar
Berita Terbaru