Tsarukyan Habisi Hooker, Lalu Tantang Topuria: Berani Hadapi Penantang Nomor Satu?
Baca Juga:
Kemenangan dominan ini langsung ia manfaatkan untuk menantang juara dunia kelas ringan, Ilia Topuria.
Sejak bel dibunyikan, Tsarukyan tampil agresif dengan ritme cepat, memanfaatkan variasi takedown, kontrol grappling, dan tekanan konstan di posisi atas. Pada menit 3:34 ronde kedua, Hooker akhirnya menyerah setelah terjebak dalam kuncian ketat yang tak mampu ia lepaskan.
Begitu tangan Tsarukyan diangkat, ia langsung menyampaikan pesan tegas dari dalam oktagon, dimulai dengan apresiasi kepada lawannya.
"Saya merasa luar biasa. Terima kasih kepada Dan, karena berkat dia saya bisa bertarung tahun ini. Dia satu-satunya yang mau bertarung melawan saya," ucapnya
Namun momen itu segera berubah menjadi panggung bagi Tsarukyan untuk menantang sang juara.
"Ilia, kalau kamu di sini, ayo. Hanya ada satu penantang nomor satu — yaitu Arman Tsarukyan. Akhir Januari, kirim kontraknya, saya akan datang," ucapnya.
Tidak berhenti di situ, Tsarukyan juga menegaskan keyakinannya bahwa ia merupakan petarung terbaik di dunia dan siap merebut sabuk juara kapan saja.
"Tidak ada yang bisa menghentikan saya di dalam oktagon. Saya yang terbaik di dunia dan saya akan menjadi juara. Saya mendedikasikan seluruh hidup saya untuk olahraga ini dan hari ini semua kerja keras itu terbayar," katanya.
Namun, Ilia Topuria yang mendampingi kakaknya Alexander Topuria saat mengalahkan Bekzat Almakhan pada laga sebelumnya tak terlihat memberikan respons.
Selain memuji Hooker, Tsarukyan juga menyinggung bahwa banyak petarung lain, termasuk sang juara, Ilia, enggan menerima tantangan untuk menghadapinya.
"Dia (Dan Hooker) satu-satunya yang mau bertarung melawan saya. Semua orang lain lari, terutama Ilia. Jangan ambil pertarungan mudah," ungkapnya.
Seruan Tsarukyan langsung memicu perbincangan luas di kalangan penggemar dan analis MMA. Banyak pihak menilai bahwa Tsarukyan memang layak menjadi penantang selanjutnya, terlebih setelah performa dominannya dan setelah sebelumnya harus mundur dari kesempatan perebutan gelar akibat cedera.
Di sisi lain, meski berada di arena pertandingan, Ilia Topuria tidak melakukan face-off ataupun merespons tantangan tersebut. Sebuah gestur yang membuat publik menduga bahwa sang juara belum siap menerima duel melawan Tsarukyan.
Sampai saat ini UFC belum merilis rencana resmi untuk pertarungan gelar di divisi ringan. Namun, dengan tekanan publik yang semakin kuat dan kesediaan Tsarukyan untuk bertarung dalam waktu dekat, laga antara Tsarukyan dan Topuria tampaknya semakin sulit dihindari.
Kini, keputusan berada di tangan sang juara dan pihak UFC, sementara Tsarukyan telah menegaskan bahwa ia siap merebut takhta kapan pun dipanggil.
Sumber: MMA Fighting, Reuters, MMA Mania
Dari Musuh Jadi Pengagum: Tsarukyan Akui Kehebatan Makhachev Setelah Bantai Maddalena
Ian Garry Bungkam Belal Muhammad dan Tantang Islam Makhachev untuk Sabuk Welter: Bisa Jatuhkan Saya?
Belal Muhammad dan Ian Garry Siap Adu Pembuktian di Co-Main Event UFC Qatar
Panasnya Jelang Duel Utama UFC Qatar: Arman Tsarukyan dan Dan Hooker Sama-Sama Bertekad Habisi Lawannya:
Usman Nurmagomedov Targetkan Balas Dendam Hadapi Juara Grandprix PFL Jika Kalahkan Paul Hughes di Dubai