Selasa, 13 Januari 2026

Jack Della Maddalena Ingin Akhiri Laga vs Makhachev Lebih Cepat, Khawatir jadi Bulan-Bulanan Gulat Eks Juara Kelas Ringan?

Maddalena Waspadai Gulat Makhachev
Sukri - Rabu, 12 November 2025 09:00 WIB
Jack Della Maddalena Ingin Akhiri Laga vs Makhachev Lebih Cepat, Khawatir jadi Bulan-Bulanan Gulat Eks Juara Kelas Ringan?
istimewa
Kolase foto Jack Della Maddalena dan Islam Makhachev. (Foto: ufc/Instagram)
Kitakini.news - Menjelang pertarungan perebutan gelar kelas welter UFC, Jack Della Maddalena, juara bertahan kelas welter UFC, terus menegaskan bahwa ia tidak ingin pertarungan melawan Islam Makhachev berubah menjadi duel panjang. Salah satu alasan utamanya adalah penguasaan gulat dan kontrol grappling milik Makhachev, yang telah menjadi senjata dominan dalam banyak kemenangan petarung asal Dagestan tersebut.

Dalam wawancara bersama MMA Fighting, Della Maddalena mengatakan bahwa ia ingin menyelesaikan pertarungan lebih cepat. Seperti diketahui, laga ini merupakan pertarungan utama UFC 322, di Madison Square Garden, New York, Sabtu (15/11/2025) malam waktu setempat atau Minggu (16/11/2025) mulai dini hari WIB.

Baca Juga:

"Saya ingin menyelesaikannya. Saya bisa membayangkan pertarungan ini membuat Madison Square Garden bergemuruh," ujar
Jack Della Maddalena melansir MMA Fighting.


Komentar itu dibaca banyak analis sebagai bentuk kewaspadaan terhadap kemampuan Makhachev menguasai pertarungan di lantai.
Makhachev dikenal memiliki gaya khas Dagestan: penekanan clinch, transisi mulus menuju kontrol penuh, dan kemampuan menekan lawan hingga kehabisan opsi dan energi.


Kekhawatiran ini bukan tanpa dasar. Dalam beberapa laga penting, misalnya saat Islam Makhachev vs Dustin Poirier (UFC 302)
Poirier berusaha mempertahankan duel tetap di stand-up, tetapi saat laga memasuki ronde kelima, Makhachev akhirnya mendapatkan kontrol penuh dan menyelesaikan pertarungan dengan d'arce choke.


Begitu juga pada laga Islam Makhachev vs Alexander Volkanovski II (UFC 294). Volkanovski mencoba memaksa ritme cepat untuk menghindari grappling jangka panjang, namun tetap berakhir kalah KO di ronde pertama dengan sepakan ke kepala dan rentetan pukulan ke kepada Volkanovski.


Dari dua referensi tersebut, jelas terlihat pola bahwa jika pertarungan berlangsung lama, Makhachev semakin mendominasi.
Inilah yang membuat Della Maddalena memilih agresi terukur sejak awal dan berusaha menjaga pertarungan tetap berada pada jarak pukulan.


Della Maddalena memiliki keunggulan dalam variasi kombinasi dan ketepatan striking, tetapi ia menyadari bahwa jika ia membiarkan dirinya masuk ke fase clinch atau permainan lantai dalam waktu lama, ritme duel akan segera berpihak pada Makhachev.


Dengan demikian, strategi "menyelesaikan lebih cepat" bukan sekadar keberanian menyerang, tetapi langkah defensif untuk mencegah kontrol gulat Makhachev berkembang sepanjang ronde.

Sumber: MMAFighting.com, UFC.com

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
JDM Tantang Carlos Prates Demi Tiket Duel Ulang Lawan Islam Makhachev

JDM Tantang Carlos Prates Demi Tiket Duel Ulang Lawan Islam Makhachev

Islam Makhachev Double Champion & Petr Yan Rebut Gelar, Rekap Lima Kemenangan Terbesar UFC 2025

Islam Makhachev Double Champion & Petr Yan Rebut Gelar, Rekap Lima Kemenangan Terbesar UFC 2025

Hasrat Islam Makhachev ke UFC White House Terbentur Sikap Tegas Khabib

Hasrat Islam Makhachev ke UFC White House Terbentur Sikap Tegas Khabib

Dari Musuh Jadi Pengagum: Tsarukyan Akui Kehebatan Makhachev Setelah Bantai Maddalena

Dari Musuh Jadi Pengagum: Tsarukyan Akui Kehebatan Makhachev Setelah Bantai Maddalena

Ian Garry Bungkam Belal Muhammad dan Tantang Islam Makhachev untuk Sabuk Welter: Bisa Jatuhkan Saya?

Ian Garry Bungkam Belal Muhammad dan Tantang Islam Makhachev untuk Sabuk Welter: Bisa Jatuhkan Saya?

Islam Makhachev Jadi Raja Dua Divisi, Siapa yang Berani Coba Tantang?

Islam Makhachev Jadi Raja Dua Divisi, Siapa yang Berani Coba Tantang?

Komentar
Berita Terbaru