Pertarungan Raksasa, Aspinall vs Gane di UFC 321 Abu Dhabi: Sekarang atau Tidak Sama Sekali
Baca Juga:
- Umar Nurmagomedov Ungkap Hebatnya Khabib yang Sulit Ditiru Juara Lain: Bukan karena Dia Sepupu Saya
- Hentikan Rekor 8 Kemenangan Beruntun Mario Bautista, Umar Nurmagomedov Siap Rebut Sabuk Bantam UFC
- Nurmagomedov vs Bautista di UFC 321 Bisa Jadi Laga Penentu Gelar, Dana White: Tunjukkan Pertunjukan yang Membuat Semua Orang Terkesan
Aspinall, yang dinobatkan sebagai juara penuh setelah Jon Jones memutuskan pensiun, siap menjalani pertahanan gelar perdananya. Lawannya, Ciryl Gane, membawa reputasi sebagai striker paling teknikal di divisi, namun juga bayang-bayang dari dua kekalahan di laga perebutan sabuk sebelumnya. Banyak pengamat menilai pertarungan ini adalah momen "sekarang atau tidak sama sekali" bagi petarung asal Prancis tersebut.
Latar Belakang
Tom Aspinall (15-3) dengan tinggi: 196 cm
(6,5 ft) dikenal karena kecepatan luar biasa dan kemampuan menyelesaikan pertarungan dengan efisien. Hampir seluruh kemenangannya berakhir sebelum ronde kedua.
Ciryl Gane (13-2) dengan tinggi 193 cm
(6,4 ft), memulai karier MMA di usia yang relatif matang, namun cepat menanjak hingga merebut sabuk interim dengan KO atas Derrick Lewis. Meski begitu, pertahanan terhadap takedown masih menjadi titik lemah yang kerap dibahas.
Laga ini juga menjadi bagian penting dari ekspansi UFC di kawasan Timur Tengah, menampilkan dua perebutan sabuk dalam satu malam.
Bagi Aspinall, laga ini pembuktian bahwa ia memang pantas menjadi wajah baru kelas berat UFC, sekaligus kesempatan mempertahankan sabuk di bawah tekanan besar.
Bagi Gane: peluang terbesar untuk menebus kegagalan masa lalu dan akhirnya merebut sabuk sejati UFC yang belum pernah diraihnya.
Tom Aspinall: Fokus, Intensitas, dan Rasa Tanggung Jawab
"Saya suka detail dalam latihan … tapi saya tidak suka berlatih dengan lambat. Saya suka berlatih keras," ujar juara asal Inggris itu.
Aspinall menegaskan bahwa dirinya memandang pertarungan ini sebagai kelanjutan alami dari rutinitas latihan, bukan tekanan tambahan sebagai juara baru.
"Saat berlatih, saya mencoba meniru situasi pertarungan sedekat mungkin, tapi tetap menjaga keamanan," kata dia
Ia juga menambahkan bahwa semua persiapan diarahkan untuk menghadapi segala kemungkinan tanpa menganggap remeh siapa pun.
"Dia tidak ingin terlihat seperti tontonan aneh … Saya pikir, siapa pun yang menang, keduanya pantas mendapatkannya." ucapnya.
Ciryl Gane: Mentalitas Baru Setelah Kekalahan dari Jon Jones
"Saat pertarungan dimulai, saya tidak benar-benar hadir di sana… Setelah kalah dari Jones, banyak hal berubah. Saya mulai bertanya: 'Mengapa saya melakukan itu? Apakah saya benar-benar menginginkan ini?' Sekarang, semuanya berbeda. Saya datang dengan semangat balas dendam. Saya melakukan segalanya untuk kesempatan ini, tanpa penyesalan," ujar dia.
Gane mengakui bahwa kekalahan dari Jon Jones menjadi titik balik dalam kariernya. Ia kini fokus pada kesiapan mental dan peningkatan kemampuan grappling.
"Saya banyak berubah dalam persiapan kali ini. Fokus lebih besar pada kekuatan mental dan latihan gulat. Kali ini, saya siap menghadapi segalanya,"
ungkapnya.
Bursa taruhan menempatkan Aspinall sebagai favorit dengan angka -345 hingga -400, sedangkan Gane sebagai underdog di kisaran +275 hingga +300.
Secara teknis, Aspinall unggul jika mampu menutup jarak cepat dan membawa pertarungan ke lantai. Sebaliknya, Gane harus menjaga jarak aman dan memanfaatkan teep kick, jab, serta pergerakan kaki cepat untuk menahan tekanan grappling sang juara.
Sumber: CBS Sports, Bloody Elbow, MMAmania, The Independent
Umar Nurmagomedov Ungkap Hebatnya Khabib yang Sulit Ditiru Juara Lain: Bukan karena Dia Sepupu Saya
Hentikan Rekor 8 Kemenangan Beruntun Mario Bautista, Umar Nurmagomedov Siap Rebut Sabuk Bantam UFC
Nurmagomedov vs Bautista di UFC 321 Bisa Jadi Laga Penentu Gelar, Dana White: Tunjukkan Pertunjukan yang Membuat Semua Orang Terkesan
Umar Nurmagomedov vs Mario Bautista: Pertarungan Penentu Arah Divisi Bantamweight di UFC 321 Abu Dhabi
Tim Dagestan Pimpinan Khabib Mulai Berlatih di Dubai Jelang Tiga Laga Super Krusial