Derby Manchester: United Tak Berdaya, City Tak Perlu Hebat untuk Menang 3-0
Baca Juga:
Pertahanan Rapuh, City Tinggal Menikmati
Gol pembuka lahir akibat lemahnya konsentrasi lini belakang United. Luke Shaw dikritik keras karena gagal menjaga fokus saat momen krusial, yang membuka ruang bagi City untuk mencetak gol pertama. Setelah itu, pertahanan Setan Merah seakan runtuh, memberi keleluasaan kepada Erling Haaland untuk mencetak dua gol tambahan tanpa perlawanan berarti.
Serangan Mandul di Depan Gawang
United sebenarnya sempat menciptakan peluang di babak pertama. Namun, ketidakmampuan memanfaatkan kesempatan membuat semua peluang menguap. Saat City begitu klinis memanfaatkan setiap celah, United justru tampil ragu, tanpa insting pembunuh di depan gawang lawan.
Identitas Taktik yang Hilang
Masalah utama lainnya adalah absennya identitas permainan. Tekanan City membuat United cepat panik, dan ketika tertinggal, tak ada rencana alternatif untuk mengubah jalannya laga. Pergantian pemain pun tidak memberikan dampak berarti. Gary Neville bahkan menilai, "tidak ada yang bisa menjelaskan bagaimana United bermain saat ini."
Mentalitas yang Gampang Runtuh
Setelah kebobolan, mental United seolah hancur. Alih-alih bangkit, para pemain kehilangan kepercayaan diri. Bukannya memberi perlawanan sengit di derby, mereka justru terlihat pasrah menghadapi serangan City.
City tampil solid, tetapi tidak perlu menampilkan performa luar biasa untuk meraih kemenangan telak ini. Kekalahan 0-3 di Etihad lebih banyak berbicara soal bobroknya Manchester United: pertahanan rapuh, serangan tumpul, taktik tak jelas, dan mentalitas yang rapuh. Pada akhirnya, derby ini menjadi cermin kejatuhan Setan Merah, bukan panggung kejayaan City.
Sumber: Al Jazeera, Vavel, Sky Sports, The Sun, BBC Sport
BREAKING: Manchester City Resmi Rekrut Antoine Semenyo
Dominan Tapi Buntu! Arsenal Ditahan Liverpool di Emirates
Arteta dan Slot Saling Lempar Pujian Jelang Big Match Arsenal vs Liverpool
Emirates Memanas! Arsenal vs Liverpool Bisa Tentukan Arah Juara
Alarm Bahaya di Manchester: City dan United Mendadak Kompak dalam Hal Ini