Ilia Topuria Ogah Hadapi Arman Tsarukyan, Siap Lepas Sabuk Juara
Pernyataan kontroversial ini memanaskan tensi di divisi lightweight, terutama karena Tsarukyan merupakan kandidat terkuat penantang sabuk berdasarkan peringkat resmi UFC.
Baca Juga:
Topuria Tolak Duel: Saya Tidak Akan Lawan Tsarukyan
Dalam laporan dari Diario AS, Topuria secara terbuka menyebut bahwa ia tidak tertarik untuk menghadapi Arman Tsarukyan, dan lebih memilih untuk melawan nama-nama besar seperti Islam Makhachev. Menurutnya, setelah gagal bertarung dengan Islam Makhachev Januari 2025 lalu, Tsarukyan harus bertarung dengan petarung lainnya sebelum menghadapi diam
"Topuria tidak tertarik menghadapi Tsarukyan maupun siapa pun selain lawan-lawan ternama sekelas Islam Makhachev," tulis AS.com.
Tsarukyan Serang Balik: Lowongkan, Atau Aku Ambil
Tanggapan keras datang dari Arman Tsarukyan lewat akun media sosial X (sebelumnya Twitter). Petarung Armenia ini menuding Topuria sebagai juara yang tidak layak memegang sabuk.
"Bayangkan menyebut diri sendiri sebagai juara, tapi sudah mencari jalan keluar (alasan). Kamu bisa lepasin sabuk itu, atau aku yang ambil. Bagaimanapun, itu milikku," tulis Tsarukyan tajam di X.
Komentar ini memperlihatkan keyakinan Tsarukyan bahwa Topuria sedang mencoba menghindari pertarungan wajib sebagai pemegang sabuk juara.
Ilia Topuria
Juara kelas ringan UFC, mengalahkan Charles Oliveira di UFC 317, menolak duel dengan Tsarukyan, mengincar Makhachev.
Arman Tsarukyan
Peringkat dua lightweight, sempat jadi cadangan UFC 317, kini secara terbuka menantang Topuria untuk tidak lari.
Keduanya merupakan figur dominan di kelas ringan saat ini. Namun, ketidakseimbangan antara nilai jual dan sistem peringkat kompetitif menciptakan dilema tersendiri bagi UFC.
Drama Sabuk Juara: Popularitas vs Legitimasi
Perseteruan ini mencerminkan dilema yang tengah dihadapi UFC: apakah mereka akan lebih mengutamakan daya jual atau tetap konsisten dengan prinsip pertarungan berdasarkan peringkat.
Topuria mengandalkan popularitasnya yang sedang menanjak, sementara Tsarukyan menuntut keadilan sebagai penantang sah yang terus diabaikan.
Sumber: Diario AS, MMA Mania, X
JDM Tantang Carlos Prates Demi Tiket Duel Ulang Lawan Islam Makhachev
Islam Makhachev Double Champion & Petr Yan Rebut Gelar, Rekap Lima Kemenangan Terbesar UFC 2025
Hasrat Islam Makhachev ke UFC White House Terbentur Sikap Tegas Khabib
Raja Baru UFC dari Asia Tenggara Lahir, Legenda Henry Cejudo Pamit di Akhir Comeback Pahit
Spektakuler! Petr Yan Kalahkan Merab Dvalishvili dan Raih Kembali Gelar Juara Kelas Bantam UFC