Jelang Final Piala Dunia Antarklub, Maresca dan Enrique Saling Waspada: Ini Bukan Sekadar Formalitas!

Baca Juga:
Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, menggambarkan duel melawan PSG layaknya sebuah permainan strategi kelas tinggi.
"Saya suka bermain dan menonton catur... ketika lawan bergerak, Anda harus langsung merespons," ujar Maresca kepada media di MetLife Stadium, seperti dikutip Reuters.
Maresca tak segan memuji PSG dan pelatihnya, Luis Enrique, sebagai "acuan dalam sepak bola modern". Namun ia menegaskan bahwa Chelsea tidak datang sebagai pelengkap.
"PSG dan pelatih mereka adalah panutan. Saya sangat menikmati menyaksikan mereka, tapi kami di sini untuk memberikan yang terbaik dan berusaha memenangkan final," katanya.
Chelsea memang datang sebagai kuda hitam, tapi telah menunjukkan konsistensi dan keberanian sejak babak awal turnamen. Di bawah Maresca, filosofi pressing tinggi dan pergerakan cepat telah membawa The Blues menyingkirkan Benfica, Palmeiras, dan Fluminense.
Sementara itu, pelatih PSG, Luis Enrique, menolak anggapan bahwa final ini akan mudah dilewati timnya, meski mereka sudah menggenggam gelar Ligue 1, Coupe de France, dan Liga Champions musim ini.
"Ini sama sekali bukan formalitas. Chelsea punya skuad yang luar biasa. Enzo Maresca sedang melakukan pekerjaan yang sangat baik," ujar Enrique kepada Businessday NG.
Mantan pelatih timnas Spanyol ini menekankan pentingnya semangat kolektif tim.
"Kami harus menjadi tim dengan sebelas bintang… karena bintang sesungguhnya adalah tim itu sendiri," ucapnya kepada AS USA.
Meski PSG sangat difavoritkan, Enrique tetap merendah dan mengingatkan bahwa laga puncak tak pernah bisa ditebak.
"Ketika kami sudah memenangkannya, baru kita bicara. Final tidak pernah mudah," tegasnya kepada Pulse Sports.
Pertemuan dua filosofi: tekanan progresif Chelsea melawan penguasaan bola rapi PSG, akan menjadikan laga ini bukan hanya final, tapi ajang pembuktian arah baru sepak bola Eropa.
Sumber: Reuters OneFootball Businessday NG AS USA Pulse Sports Nigeria

Resmi! Chelsea Datangkan Alejandro Garnacho, Bisakah Ia Bersinar di Stamford Bridge?

Donnarumma Sepakati Persyaratan Pribadi dengan Manchester City, Transfer Tergantung Kepergian Ederson

Gianluigi Donnarumma Resmi Tinggalkan PSG, Ucapkan Perpisahan Penuh Haru di Parc des Princes

Chelsea Kembali ke Jalur Kemenangan, Hancurkan West Ham 5-1 di London Stadium

Timnas U-17 Indonesia Takluk 1-2 dari Mali, Harus Puas Runner-Up Piala Kemerdekaan 2025
