Kamis, 22 Januari 2026

Laga Amal di Stadion Mini Pancing: Sepak Bola Sumut Kenang Suharto AD Sang Legenda

Laga Amal Kenang Suharto AD Digelar di Stadion Mini Pancing Minggu Ini
Sukri - Jumat, 27 Juni 2025 16:00 WIB
Laga Amal di Stadion Mini Pancing: Sepak Bola Sumut Kenang Suharto AD Sang Legenda
istimewa
istimewa Suharto AD semasa hidupnya.(Foto: sadasumutfc/Instagram)
Kitakini.news -Para mantan pemain sepak bola dan insan olahraga Sumatera Utara akan berkumpul dalam sebuah laga amal bertajuk Charity Game untuk mengenang mendiang Suharto AD, tokoh ikonik yang telah memberi kontribusi besar bagi sepak bola Sumut. Acara ini akan digelar di Stadion Mini Pancing pada Minggu (29/6), mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai.

Baca Juga:

Diprakarsai oleh Alumni PPLP Sumut, laga persahabatan ini akan diramaikan oleh sejumlah tim legendaris, seperti mantan pemain PSMS Medan, Karo United All Star, dan PS Bank Sumut.


"Coach Suharto AD adalah sosok penting dalam sejarah sepak bola Sumut. Beliau berhasil membawa Sumut juara PON 1989, prestasi yang belum pernah kami ulangi hingga kini," ujar Kompol Bambang H. Tarigan, SH, MH, selaku penggagas acara, kepada awak media.


Selain untuk mengenang kiprah almarhum, laga ini juga menjadi ajang reuni bagi rekan-rekan satu tim Suharto AD di PON 1989. Beberapa nama yang dijadwalkan hadir antara lain Syahril Nasution, Taufik Junianto, Adi Suwarno, Nasib Iwan, hingga Ansyari Lubis dan Suherman.


"Kami mengajak seluruh keluarga besar sepak bola Sumut untuk hadir dan memberikan penghormatan terakhir kepada beliau," tambah Bambang.


Dukungan terhadap acara ini mengalir dari berbagai pihak. Kadisporasu, Asprov PSSI Sumut, hingga para sponsor dan pewarta olahraga PSMS turut memberikan bantuan moril dan fasilitas, termasuk izin penggunaan stadion.


"Saat kami menyampaikan gagasan ini, sambutannya luar biasa. Terutama dari Kadisporasu yang langsung menyetujui penggunaan Stadion Mini Pancing," ungkap Bambang.


Suharto AD, yang wafat pada 24 Mei 2025 di usia 59 tahun, merupakan mantan pemain dan pelatih karismatik yang pernah menukangi klub-klub besar seperti PSMS Medan, Karo United, dan Sada Sumut FC. Ia berpulang di Rumah Sakit Mitra Sejati Medan setelah berjuang melawan penyakit stroke dan diabetes sejak akhir 2023.


Almarhum dikebumikan dengan penghormatan militer di TPU Polonia, Medan, sehari setelah wafat. Kepergiannya meninggalkan jejak mendalam di hati para pecinta sepak bola Sumut, yang mengenangnya bukan hanya sebagai pelatih, tetapi sebagai panutan dalam membina generasi muda sepak bola.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Ujian Mental di Tanah Rencong: PSMS Medan Siap Bertarung di Bawah Tekanan Publik Persiraja

Ujian Mental di Tanah Rencong: PSMS Medan Siap Bertarung di Bawah Tekanan Publik Persiraja

Misi Poin di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tampil Maksimal Hadapi Persiraja

Misi Poin di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tampil Maksimal Hadapi Persiraja

Tuan Rumah Wajib Menang, Medan Falcons Siap Bangkit Demi Tiket Final Four

Tuan Rumah Wajib Menang, Medan Falcons Siap Bangkit Demi Tiket Final Four

Harga Mati di Kandang! Tim Putri Falcons Medan Bidik Kemenangan di Dua Laga Krusial Proliga 2026

Harga Mati di Kandang! Tim Putri Falcons Medan Bidik Kemenangan di Dua Laga Krusial Proliga 2026

Kalahkan Adhyaksa 1-0 di Stadion Utama, PSMS Medan Melompat 3 Peringkat

Kalahkan Adhyaksa 1-0 di Stadion Utama, PSMS Medan Melompat 3 Peringkat

Misi Bangkit Ayam Kinantan: PSMS Siap Jegal Adhyaksa di Stadion Utama

Misi Bangkit Ayam Kinantan: PSMS Siap Jegal Adhyaksa di Stadion Utama

Komentar
Berita Terbaru