Musorprov KONI Sumut Resmi Dibuka, Ketua Terpilih Diharapkan Lanjutkan Prestasi PON ke PON

Kitakini.news -Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatra Utara resmi dimulai di Hotel Danau Toba Internasional, Kota Medan, Selasa (15/4/2025). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution yang diwakili oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Efendi Pohan.
Baca Juga:
Dalam sambutannya, Efendi Pohan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran pengurus KONI Sumut masa bakti 2021–2025. Ia menyebut, capaian gemilang KONI Sumut pada PON XXI/2024 merupakan tonggak sejarah penting bagi dunia olahraga di provinsi ini.
"Prestasi yang ditorehkan pada PON XXI sungguh membanggakan dan patut dicatat dalam sejarah olahraga Sumatera Utara," ungkap Efendi.
Ia menekankan bahwa Musorprov bukan sekadar forum pengambilan keputusan tertinggi, melainkan juga menjadi momen strategis untuk refleksi, evaluasi, dan perumusan arah kebijakan pembinaan olahraga di Sumut ke depan.
Efendi menyoroti besarnya potensi olahraga Sumut, yang terdiri dari 33 KONI kabupaten/kota, 50 induk cabang olahraga, dan 5 badan fungsional. Potensi ini, menurutnya, jika dikelola dengan baik akan menjadi kekuatan strategis dalam mewujudkan prestasi olahraga yang lebih tinggi.
Pemprov Sumut, katanya, berkomitmen penuh untuk mendukung ekosistem olahraga. Bentuk dukungan nyata yang telah dilakukan antara lain pemberian bonus kepada atlet dan pelatih berprestasi di PON 2024.
"Walaupun banyak awalnya yang mengkhawatirkan, akhirnya Pak Bobby Nasution dan Pak Surya dapat merealisasikan sebelum hari raya," sebut Efendi.
Ia juga menyampaikan bahwa pembinaan berkelanjutan terhadap sumber daya manusia olahraga seperti atlet, pelatih, wasit, dan perangkat pertandingan akan terus dilakukan melalui berbagai pelatihan dan pengarahan.
Terkait pelaksanaan Musorprov, Efendi berharap proses pemilihan berjalan secara demokratis, jujur, dan mengedepankan semangat musyawarah. Ia mengingatkan pentingnya kepemimpinan baru yang mampu mengonsolidasikan kekuatan olahraga Sumut dan menjalin kolaborasi erat dengan pemerintah daerah.
"Siapapun yang terpilih sebagai ketua umum harus mampu menyatukan kekuatan, dan memimpin KONI dengan visi yang jelas, langkah-langkah demokratis, serta berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara," tegasnya.
Efendi juga menaruh harapan besar kepada kepengurusan KONI Sumut yang baru agar mampu mempertahankan pencapaian prestisius di PON XXI/2024 dalam ajang empat tahunan berikutnya, yakni PON 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
"Saya menginginkan target kepada kepengurusan yang datang, harus mampu mempertahankan posisi 4 besar di PON 2028. Oleh karenanya, semangat, kerja keras, kolaborasi dan pembinaan yang berkelanjutan sangat penting. Mari kita jadikan Kolaborasi Sumut Berkah sebagai landasan dalam olahraga maju dan berkelanjutan," tambahnya.
Sebagai informasi, Sumut sukses menempati posisi keempat pada PON XXI/2024 dengan torehan 254 medali, terdiri dari 79 emas, 59 perak, dan 116 perunggu.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum I KONI Pusat, Suwarno, turut memberikan pandangan dalam pembukaan Musorprov tersebut. Ia berharap Musorprov dapat melahirkan pemimpin yang mampu melanjutkan kesinambungan program kerja sebelumnya.
"Musyawarah ini diharapkan ada kesinambungan dari kepengurusan yang lalu dan nanti akan nyambung dengan kepengurusan yang baru. Sehingga program ini akan bisa terjadi berkelanjutan berkesinambungan," tuturnya.

Bridge Sumut Bangkit Kembali: Agendakan Penataran, Pendampingan hingga Turnamen di 2025

Rayati Syafrin Kembali Nakhodai PBI Sumut 2025–2029, Siap Lanjutkan Era Keemasan Boling

Ketua PCI Sumut Ungkap Perjalanan Emas Cricket Sumut kepada Ketua KONI Sumut: Kami Berproses dengan Segala Keterbatasan

KONI Sumut Puji Prestasi PCI di PON 2024: Baru Tiga Tahun, Sudah Sumbang Emas

Wali Kota Binjai Ajak Pengurus KONI yang Baru Kibarkan Semangat Olahraga di Segala Lini
