Murphy Menang Mutlak, Dekati Peluang Sabuk Juara Kelas Bulu
Sejak awal, Emmett mencoba mendominasi dengan serangan agresif, termasuk pukulan kanan yang tajam. Namun, Murphy mampu merespons dengan baik, menggunakan jab dan tendangan kaki yang efektif untuk menjaga jarak dan meredam serangan lawan.
Baca Juga:
Pada ronde kedua, Emmett berhasil menjatuhkan Murphy dengan slam yang mengesankan, tetapi Murphy segera bangkit dan melanjutkan pertarungan dengan tenang.
Selama pertarungan, Murphy menunjukkan pertahanan yang solid dan kemampuan counter-strike yang tajam. Ia mampu menghindari banyak serangan berbahaya dari Emmett dan membalas dengan kombinasi pukulan serta tendangan yang akurat. Pada ronde ketiga, Murphy mulai mengambil alih kendali, mendaratkan serangkaian serangan yang membuat Emmett, 40, kewalahan.
Di ronde keempat dan kelima, Murphy yang terpaut tujuh tahun lebih muda (33 tahun), terus mendikte tempo pertarungan, sementara Emmett tampak kelelahan dan kesulitan menemukan ritme serangannya. Murphy memanfaatkan situasi ini dengan meningkatkan intensitas serangannya, memastikan kemenangan melalui keputusan juri dengan skor 48-47, 48-47, dan 49-46.
Dengan kemenangan ini, Murphy meningkatkan rekornya menjadi 16-0-1 dan semakin mendekati peluang untuk bertarung memperebutkan gelar juara kelas bulu UFC. Ia menyatakan keinginannya untuk menghadapi mantan juara Alexander Volkanovski atau petarung papan atas lainnya dalam upaya meraih sabuk juara.
Sementara itu, Emmett, yang kembali ke oktagon setelah 16 bulan absen, menunjukkan semangat juang yang tinggi meskipun harus mengakui keunggulan lawannya. Kekalahan ini membuat rekornya menjadi 18-4, dan ia kemungkinan akan mempertimbangkan langkah selanjutnya dalam kariernya di divisi kelas bulu.
Umar Nurmagomedov Pasrah Jika Belum dapat Title Shot: UFC Mungkin Ingin Yan vs O’Malley
JDM Tantang Carlos Prates Demi Tiket Duel Ulang Lawan Islam Makhachev
Islam Makhachev Double Champion & Petr Yan Rebut Gelar, Rekap Lima Kemenangan Terbesar UFC 2025
Hasrat Islam Makhachev ke UFC White House Terbentur Sikap Tegas Khabib
Raja Baru UFC dari Asia Tenggara Lahir, Legenda Henry Cejudo Pamit di Akhir Comeback Pahit