Persiraja Kembali Gunakan Stadion Harapan Bangsa Jelang Kontra PSPS Riau
Baca Juga:
Penandatanganan perjanjian tersebut dihadiri oleh perwakilan Persiraja, Ridha Mafdhul Gidong dan Rahmat Djailani, serta perwakilan Kementerian PUPR, Kurniawan. Juga turut disaksikan oleh Kepala UPTD Stadion Harapan Bangsa, Muhammad Ridho, dan Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman Provinsi Aceh, Ir. Larap Kemayan Estu, S.T., M.T., IPM, ASEAN.
Ridha Mafdhul Gidong menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dari berbagai pihak, terutama Kementerian PUPR dan Pemerintah Aceh, yang mempermudah proses perizinan stadion.
"Kami sangat mengapresiasi dukungan penuh dari Kementerian PUPR dan Pemerintah Aceh. Dengan kesepakatan ini, kami optimis dapat menampilkan performa terbaik dan menghibur masyarakat Aceh," ujarnya.
Kurniawan dari Kementerian PUPR menambahkan, "Dukungan kami ini merupakan bagian dari komitmen untuk meningkatkan fasilitas olahraga di Aceh serta memacu semangat olahraga di tengah masyarakat."
Dengan adanya perjanjian ini, Stadion Harapan Bangsa diharapkan menjadi arena kebangkitan Persiraja di kompetisi sepak bola nasional. Laga melawan PSPS Pekanbaru pada Minggu, 13 Oktober 2024, akan menjadi ujian pertama bagi Laskar Rencong, yang siap bermain di hadapan ribuan pendukung.
"Kami dukung penuh Persiraja, karena kalau Persiraja menang, masyarakat Aceh senang dan kami pun tenang," kata Kurniawan.
Kongres Biasa PSSI Sumut Rampung Satu Jam, Program 2026 Dipaparkan Jelas
Bangkit Pasca Kecolongan, PSMS Permalukan Persiraja di Stadion Dhimurtala
Presiden PSMS Harap Wasit Asing Pimpin Laga Persiraja dengan Adil
Kongres PSSI Sumut Berjalan Sesuai Statuta, Arya Sinulingga Ungkap Transformasi Sepak Bola
Ujian Mental di Tanah Rencong: PSMS Medan Siap Bertarung di Bawah Tekanan Publik Persiraja