Widyantoro Bantah Tudingan FC Bekasi City Ulur Waktu Lawan PSMS
Saat sesi temu pers, Widyantoro menjelaskan bahwa keputusan tidak mengganti kiper bukanlah taktik untuk memperlambat permainan, melainkan karena kondisi darurat dan habisnya jatah pergantian pemain. "Alhamdulillah, kami bisa mengambil poin yang sangat berharga di sini. Pergantian pemain kita sudah habis, kami sudah melakukan lima pergantian, dan itu force majeu (situasi tak terduga). Kiper kami sampai sekarang masih memakai alat bantu pernapasan. Jadi, bukannya kami mengulur waktu," ujar Widyantoro.
Baca Juga:
Ketika seorang wartawan menanyakan mengapa tidak dilakukan rotasi pada kiper sejak babak pertama, Widyantoro menjawab tegas, "Oh, nggak bisa dong, karena kiper masih siap."
Sementara itu, salah satu pemain FC Bekasi City, Andika Kurniawan, turut mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil pertandingan. "Alhamdulillah, pertandingan hari ini berjalan lancar walaupun ada sedikit insiden. Poin ini sangat penting untuk kami menatap laga kandang selanjutnya," kata Andika.
Kongres Biasa PSSI Sumut Rampung Satu Jam, Program 2026 Dipaparkan Jelas
Kongres PSSI Sumut Berjalan Sesuai Statuta, Arya Sinulingga Ungkap Transformasi Sepak Bola
Ujian Mental di Tanah Rencong: PSMS Medan Siap Bertarung di Bawah Tekanan Publik Persiraja
Misi Poin di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tampil Maksimal Hadapi Persiraja
Tuan Rumah Wajib Menang, Medan Falcons Siap Bangkit Demi Tiket Final Four