Banjir Bandang di Humbahas Rendam Rumah Warga Dua Desa
Kitakini.news -Intentitas curah hujan yang cukup tinggi dan berlangsung agak lama di menyebabkan banjir bandang melanda sejumlah rumah warga di dua desa di Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan, pada Selasa (14/11/2023) kemarin.
Baca Juga:
Kapolres
Humbahas, AKBP Hary Ardianto meninjau lokasi banjir dan menemui warga yang
terdampak banjir akibat meluapnya aliran sungai Marbun Tonga, Kecamatan
Baktiraja. Ia meninjau dan melihat langsungpuluhan rumah warga yang
terendam di Desa Marbun Tonga dan Desa Marbun Toruan.
Kapolres
juga mengerahkan personilnya untuk membantu mengevakuasi masyarakat yang
terdampak bencana alam tersebut. Ia didampingi Waka Polres, Kompol Briston
Napitupulu, bersama PJU untuk memastikan seluruh masyarakat terdampak bencana
alam terevakuasi.
Bencana
banjir tersebut mengakibatkan pemukiman masyarakat di dua desa tersebut
tergenang air sekitar 30-50 centimeter. Saat ini masyarakat mengalami kerugian
seperti sawah, perabotan rumah tangga dan barang lainnya. Namun banjir tersebut
tidak menimbulkan korban jiwa.
AKBP
Hary turut menurunkan personil yang dikomandoinya untuk membantu pengungsian
warga yang terdampak banjir bandang dan mengunjungi dua posko penampungan di
desa terdampak serta menjenguk para korban pengungsi yang sedang sakit.
"Kepada
korban yang mengungsi terdampak, kami turut berduka atas bencana alam banjir
bandang di Desa Marbun Toruan dan Marbun Tongga. Kegiatan yang kita lakukan ini
bertujuan untuk membantu pengungsian para warga korban dan mendorong percepatan
surutnya banjir. Pemkab Humbahas telah menurunkan alat berat untuk membendung
luapan volume air," pungkas Kapolres, Rabu (15/11/2023).
Kapolres menghimbau masyarakat untuk tetap berhati hati terhadap bencana seperti banjir dan tanah longsor mengingat situasi cuaca di Kabupaten Humbahas yang terus mengalami intensitas hujan yang cukup tinggi.
BTN Dukung Danantara Bangun Huntara Masyarakat Terdampak Bencana di Tamiang
Keluarga Berharap Pencarian Korban Bencana di Tapsel Terus Berlangsung
Tiga Pekan Sudah Pasca Banjir Bandang Tapsel, Warga Masih Bertahan di Pengungsian
Bencana Tapteng dan Sibolga, Sejumlah Korban masih Tertimbun, 176 Meninggal dan 53 Hilang
Negara Tak Serius, DPRD Sumut Suarakan “Nias Merdeka”