Rabu, 21 Januari 2026

Peneliti Ini Ungkap Jabodetabek Berpotensi Badai Dahsyat 28 Desember

- Selasa, 27 Desember 2022 19:51 WIB
Peneliti Ini Ungkap Jabodetabek Berpotensi Badai Dahsyat 28 Desember

Kitakini.news -  Kawasan Jabodetabek disebut berpotensi diterjang badai dahsyat bada 28 Desember besok.

Baca Juga:

Prediksi tersebut disampaikan Peneliti Klimatologi pada Pusat Riset Iklim dan Atmosfer Badan Riset dan Inovasi Nasional, Erma Yulihastin. Dia memprediksi, Jakarta Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) akan diterjang cucaca ekstrem yang mengakibatkan banjir besar dalam beberapa hari ke depan.

“Potensi Banjir Besar Jabodetabek,” demikian cuitan Erma di akun Twitternya, Selasa (27/12/2022).

Dia juga mengingatkan kepada warga yang tinggal di kawasan Jabodetabek untuk bersiap dengan dampak cuaca ekstrem tersebut.

“Siapapun Anda yg tinggal di Jabodetabek dan khususnya Tangerang ataqu Banten, mohon bersiap dengan hujan ekstrem dan badai dahsyat pada 28 Desember 2022,” ungkapnya di akun Twitter @EYulihastin.

Dalam cuitan bersambung tersebut, dia menjelaskan, badai itu berasal dari laut dan dipindahkan ke darat melalui dua jalur. Ke-dua jalut tersebut yakni dari barat melalui angin baratan yang membawa hujan badai dari laut (westerly burst), dan dari utara melalui angina permukaan yang kuat (notherly, CENS),

Dia mengatakan, pusat serangan badai itu ada di Banten, Jakarta dan Bekasi mulai siang hingga malam hari.

“Maka Banten dan Jakarta-Bekasi akan menjadi lokasi sentral tempat serangan badai tersebut dimulai sejak siang hingga malam hari pada 28 Desember 2022,” ungkapnya.

Tidak itu saja, Erma mengungkap konvergensi (area berkumpulnya massa udara yang memicu kenaikan suhu dan membentuk awan hujan) di darat juga akan terjadi secara masif. Itu pula yang membuat curah hujan akan meluas hingga lokasi Jawa Barat lainnya. Data sari Satellite Early Warning System (Sadewa) menjadi dasar prediksinya tersebut.

Sementara itu,melansir CNN Indonesia, Selasa (27/12/2022), Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menyebutkan, perusahaan bisa menerapkan kebijakan work from home (WFH) alias bekerja dari rumah. Hal itu  menyusul potensi badai dahsyat yang diprediksi terjadi pada Rabu (28/12/2022) besok.

Kata Heru, kebijakan WFH selain bisa menghindari potensi cuaca ekstrem, juga bisa menekan kemacetan, khususnya menjelang tahun baru 2023.

Heru juga menyatakan, pihaknya akan memberikan informasi terkait berita kondisi cuaca secara berkala sebagai acuan perusahaan menerapkan WFH.

Redaksi

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Situs Klub Nilai Komentar Mo Salah “Memalukan”, Isyarat Pergi dari Liverpool Jadi Jalan Terakhir?

Situs Klub Nilai Komentar Mo Salah “Memalukan”, Isyarat Pergi dari Liverpool Jadi Jalan Terakhir?

Tim Futsal Putra Terbaik se-Sumatera Siap Bertanding Babak Regional Final AXIS Nation Cup 2025 di Palembang

Tim Futsal Putra Terbaik se-Sumatera Siap Bertanding Babak Regional Final AXIS Nation Cup 2025 di Palembang

Muryanto Diperiksa KPK, Kemanan Kampus Intimidasi Larang Mahasiswa Protes

Muryanto Diperiksa KPK, Kemanan Kampus Intimidasi Larang Mahasiswa Protes

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok di Sumut Dipicu Masalah Pasokan

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok di Sumut Dipicu Masalah Pasokan

Inalum Genjot Produksi Green Aluminium dengan Teknologi Mutakhir Tiongkok

Inalum Genjot Produksi Green Aluminium dengan Teknologi Mutakhir Tiongkok

Raja Kungfu Dagestan Muslim Salikhov, KO Carlos Leal dalam 42 Detik di UFC Abu Dhabi

Raja Kungfu Dagestan Muslim Salikhov, KO Carlos Leal dalam 42 Detik di UFC Abu Dhabi

Komentar
Berita Terbaru