Rabu, 21 Januari 2026

Jokowi Turun ke Labura Tinjau Jalan Rusak

- Kamis, 18 Mei 2023 11:56 WIB
Jokowi Turun ke Labura Tinjau Jalan Rusak

Kitakini.news – Presiden Republik Indonesia Ir H Joko Widodo meninjau jalan rusak parah di Desa Sialang Taji, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Rabu (17/5/2023).

Baca Juga:

Dalam peninjauan tersebut Kepala Negara didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah dan Bupati Labura Hendriyanto Sitorus.

Disela-sela tinjauan tersebut, Jokowi berjanji akan memperbaiki jalan yang rusak tersebut mulai Juli 2023 mendatang.

Berdasarkan data yang ada, sepanjang 13.000 kilometer jalan kabupaten/kota di Sumut dalam kondisi rusak. Sementara, jalan provinsi yang rusak diperkirakan mencapai 340 kilometer dari total 3.005 kilometer.

"(Di Sumut) jalan provinsi ada 3.005 kilometer, yang rusak kira-kira 340 kilometer. Jalan kabupaten ini yang banyak jalan rusak, dari 33.000 kilometer di Sumut, yang rusak kira-kira 13.000 kilometer, salah satunya ini yang kita lihat di Labuhanbatu Utara," ujar Jokowi.

Selain itu, Presiden RI ke tujuh ini memaparkan, juga ada sebanyak 2.600 kilometer jalan nasional di Sumut. Dari total tersebut, 260 kilometer di antaranya mengalami kerusakan.

"Yang kita lihat di Provinsi Sumut ini jalan nasional ada 2.600 kilometer, yang rusak kira-kira 260 kilometer, ini jalan nasional," jelasnya.

 

Jokowi juga mengungkapkan, selain memperbaiki jalan yang rusak, di kabupaten/kota lainnya juga akan diperbaiki Pemerintah Pusat.

 

"Bukan hanya di Labura ini saja ya. Banyak juga di kabupaten lainnya. Kita tidak ingin jalur-jalur logistik terhambat. Jangan sampai jalan ini menganggu. Dan untuk Sumut anggaran yang kita kuncurkan Rp800 miliar untuk diseluruh kabupaten/kota," tegas Jokowi.

 

Jokowi juga menekankan, pemerintah membantu memperbaiki jalan rusak ini karena kabupaten/kota dan provinsi meminta bantuan untuk memperbaiki. "Jadi kita ambil alih membantu provinsi dan kabupaten/kota," jelasnya.

 

Khusus di Kabupaten Labura, yang ia tinjau ada 13 kilometer, kemudian yang menuju ke Sei Ledong atau Tanjung Ledong ada 17 kilometer. "Keadaannya lebih kurang sama seperti ini paling lambat Juli (2023),” ucap Jokowi.

Berdasarkan Kabupaten Labura sendiri

 

 





Redaksi

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
FORSOMAKAR Desak Gubernur Sumut Benahi Perizinan Tambang Galian C dan Hentikan Maraknya Tambang Ilegal

FORSOMAKAR Desak Gubernur Sumut Benahi Perizinan Tambang Galian C dan Hentikan Maraknya Tambang Ilegal

Berikut Tren Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Sumatera Utara

Berikut Tren Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Sumatera Utara

Kapolrestabes Medan Dukung Turnamen Domino PWI Sumut Jelang HPN 2026

Kapolrestabes Medan Dukung Turnamen Domino PWI Sumut Jelang HPN 2026

Repdem Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Tapanuli Tengah untuk Warga Terdampak Bencana

Repdem Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Tapanuli Tengah untuk Warga Terdampak Bencana

Suami Jadi Tersangka Pembunuhan Istri di Medan Helvetia

Suami Jadi Tersangka Pembunuhan Istri di Medan Helvetia

PT SAUCA Gelar Apel Satpam Nataru, Perkuat Pengamanan Humanis dan Antisipatif di Sumut

PT SAUCA Gelar Apel Satpam Nataru, Perkuat Pengamanan Humanis dan Antisipatif di Sumut

Komentar
Berita Terbaru