Jalan Lintas Padangsidempuan-Tapsel Ambruk
Kitakini.news - Jalan penghubung antara Kota Padangsidempuan-Kabupaten Tapsel tepatnya di Kelurahan Hanopan, Lingkungan 3, Kecamatan Padangsidempuan Selatan kembali ambruk. Para pengendara pun harus berhati-hati saat melintas.
Baca Juga:
- INALUM Prioritaskan Bantuan Bencana di Sumatera, Alihkan Perayaan Ulang Tahun ke-50 untuk Kemanusiaan
- Walhi : Tak Cukup Hanya Cabut Izin, Presiden Harus Tuntut PT TPL Ganti Rugi dan Rehabilitasi Lingkungan
- FORSOMAKAR Desak Gubernur Sumut Benahi Perizinan Tambang Galian C dan Hentikan Maraknya Tambang Ilegal
Amatan awak media, ambruknya jalan tersebut dikarenakan derasnya intensitas hujan yang membuat adanya aliran air dari bawah jalan tersebut hingga mengikis pertahanan tanah tumpuan hotmik.
Seorang warga, Awaluddin mengatakan pemerintah harus mengkaji ulang bagaimana teknis perbaikan jalan yang ambruk tersebut supaya tidak mudah rusak.
"Tahun lalu jalan ini juga pernah ambruk kemudian pemerintah melakukan pembangunan dengan cara membangun dek penahan air. Kalau kita lihat dengan kasat mata dek nya ini aman-aman saja, yang menjadi persoalan adalah, ada aliran air yang lewat dari bawah jalan ini, sehingga mengakibatkan pergeseran tanah," ujarnya, Minggu (7/5/2023).
Dirinya berharap pemerintah mengkaji ulang bagaimana teknis perbaikan jalan ini sehingga tidak tiap tahun harus di perbaiki.
"Bisa saja pemerintah memfungsikan ulang parit yang ada, sehingga tidak ada lagi air yang mengikis dari bawah tanah ini," sambungnya.
Senada disampaikan Khoir, seorang pengemudi becak motor yang mengaku tidak berani melintas karena khawatir terperosok ke jurang.
"Saya sering lewat sini dan saya sangat khawatir jalan ini terbelah dua, kalau itu terjadi akses jalan besar ke Kabupaten Tapsel Kecamatan Angkola Selatan akan lumpuh total. Semoga pemerintah segera melakukan pembangunan ulang sebelum ada korban jiwa di jalan ambruk ini," katanya.
Pantauan awak media, di tepi jalan ambruk tersebut juga di temukan tumpukan kaca bekas diduga tepian jalan dijadikan tempat buangan sampah.
Dari penelusuran awak media diketahui jalan tersebut merupakan milik provinsi Sumatera Utara, hingga berita ini di turunkan awak media belum bisa berkomunikasi dengan pihak terkait.
Kontributor: Efendi Jambak
INALUM Prioritaskan Bantuan Bencana di Sumatera, Alihkan Perayaan Ulang Tahun ke-50 untuk Kemanusiaan
Walhi : Tak Cukup Hanya Cabut Izin, Presiden Harus Tuntut PT TPL Ganti Rugi dan Rehabilitasi Lingkungan
FORSOMAKAR Desak Gubernur Sumut Benahi Perizinan Tambang Galian C dan Hentikan Maraknya Tambang Ilegal
Berikut Tren Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Sumatera Utara
Kapolrestabes Medan Dukung Turnamen Domino PWI Sumut Jelang HPN 2026