Perkokoh Sinergisitas, JBMI Gelar Halal Bi Halal dan Unjuk Keteladanan
Kitakini.news – Ditengah kian
terkikisnya sikap santun di negeri ini, sejumlah kisah keteladanan muncul
diacara Halal bi Halal Jam'iyah Batak Muslim Indonesia (JBMI) yang digelar di Medan,
Minggu (30/4/2023).
Baca Juga:
- INALUM Prioritaskan Bantuan Bencana di Sumatera, Alihkan Perayaan Ulang Tahun ke-50 untuk Kemanusiaan
- Walhi : Tak Cukup Hanya Cabut Izin, Presiden Harus Tuntut PT TPL Ganti Rugi dan Rehabilitasi Lingkungan
- FORSOMAKAR Desak Gubernur Sumut Benahi Perizinan Tambang Galian C dan Hentikan Maraknya Tambang Ilegal
Acara tersebut dihadiri Ketua Umum
JBMI H Arif Rahmansyah Marbun yang disambut hangat ratusan kader JBMI se
Sumatera Utara.
Hadir Ketua Harian DPP JBMI, Faisal
Alfansury Simanjuntak, Ketua DPW JBMI Sumut, Iqbal P Simangungsong, Wakil Ketua
DPW JBMI Sumut Arifai Tambunan serta perwakilan dari unsur pengurus lainnya.
Selain itu juga hadir Waketum DPP
JBMI Lokot Nasution, Waketum DPP JBMI Adlin Tambunan yang juga Wakil Bupati
Serdang Berdagai, Ketua DPP JBMI Aminullah Siagian, Hasbi Simanjuntak
selaku Sekretaris JBMI Sumut, Ichwan Habib Nasution selaku bendahara DPW Sumut,
serta Zulkifli Sitorus Wakil Ketua DPW Sumut dan tokoh lainnya.
Selain menggelar forum diskusi tentang penguatan visi dan misi, pada acara tersebut juga dilakukan penyerahan SK DPC JBMI se Sumut.
Dalam agenda forum diskusi
penguatuan misi dan misi, JBMI juga membahas persiapan pelantikan pengurus DPC
JBMI kabupaten/kota di Sumut yang akan digelar Juni 2023 mendatang, serta
laporan kegiatan-kegiatan masing-masing DPC.
"JBMI bukanlah ormas biasa. Ini
ormas istimewa. Kadernya datang dari beragam latar. Mulai ulama, kalangan
lintas ormas islam, politisi dari berbagai lintas partai, birokrat,
akademisi, kaum profesional, hingga pengusaha. Spirit Dalihan Na Tolu menjadi
pegangan kuat JBMI," ujar Arif dalam sambutannya.
Pada kesempatan itu, Arif juga mengingatkan
bahwa dengan spirit Dalihan Na Tolu, sebuah falsafah Batak yang membawa pesan
nasionalisme, bisa memperkuat nilai luhur dan penuh dengan harapan terwujudnya
masyarakat yang hidup sejahtera serta selamat dunia dan akhirat.
"Budaya (Dalihan Na Tolu,red)
ini harus terus kita jalankan untuk mencegah keroposnya nilai-nilai luhur yang
melekat dalam bangsa ini," cetus Arif Rahmansyah, Ketua Umum JBMI yang
juga Staf Khusus Wakil presiden RI.
Karena 'spirit' itulah, lanjut Arif,
gerakan JBMI diketahui banyak membuat keteladanan, diantaranya yang teranyar
terlapor di acara itu.
“Di Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel)
misalnya, secara kolektif, JBMI bahu-membahu menggerakan program pembinaan
terhadap mualaf. Kami tak ingin para mualaf kembali kehilangan arah karena
tidak mendapat wawasan tentang Islam sejak mereka mengucap syahadat," kata
seorang pengurus DPC JBMI Labusel.
Di Labuhan Batu Utara (Labura), JBMI
bahkan turut terlibat dalam merancang pembangunan daerahnya, dan menjalankan
program gerakan panen raya bersama 8000 petani dan pembinaan terhadap pesantren
di daerah tersebut.
“Dan banyak laporan dari DPC kabupaten/kota
lainnya yang saling menginspirasi dan menjadi teladan,” tandasnya.
Redaksi
INALUM Prioritaskan Bantuan Bencana di Sumatera, Alihkan Perayaan Ulang Tahun ke-50 untuk Kemanusiaan
Walhi : Tak Cukup Hanya Cabut Izin, Presiden Harus Tuntut PT TPL Ganti Rugi dan Rehabilitasi Lingkungan
FORSOMAKAR Desak Gubernur Sumut Benahi Perizinan Tambang Galian C dan Hentikan Maraknya Tambang Ilegal
Berikut Tren Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Sumatera Utara
Kapolrestabes Medan Dukung Turnamen Domino PWI Sumut Jelang HPN 2026