Ahmad Hadian Minta PT Angkasa Pura Rutin Patroli dan Pasang Himbauan di Lift
Kitakini.news – PT Angkasa Pura
diminta meningkatkan kewaspadaan dan kinerja seperti melakukan patrol rutin ke
lokasi-lokasi yang rawan kecelakaan, seperti sudut lift dan eskalator dan
memasang pemberitahuan di dinding lift bahwa lift ini memiliki 2 pintu dan
sebagainya serta petunjuk-petunjuk penggunaan setiap fasilitas umum, agar
pengguna paham dan meminimalisir kecelakaan.
Baca Juga:
- INALUM Prioritaskan Bantuan Bencana di Sumatera, Alihkan Perayaan Ulang Tahun ke-50 untuk Kemanusiaan
- Walhi : Tak Cukup Hanya Cabut Izin, Presiden Harus Tuntut PT TPL Ganti Rugi dan Rehabilitasi Lingkungan
- FORSOMAKAR Desak Gubernur Sumut Benahi Perizinan Tambang Galian C dan Hentikan Maraknya Tambang Ilegal
Demikian dikatakan Anggota Dewan
Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), Ahmad Hadian kepada
wartawan melalui pesan WhatsApp yang diterima di Medan, Sabtu (29/4/2023),
merespon peristiwa kematian seorang wanita yang ditemukan telah membusuk di
lift Bandara Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, Kamis (27/4/2023).
“Saya ikut prihatin dan
berbelasungkawa atas mudah-mudahan keluarga diberikan ketabahan dan semoga ini
menjadi pelajaran bagi kita semua sehingga peristiwa ini tidak terulang lagi di
masa mendatang," ucap Hadian.
"Saya juga membagikan tips bagi
pengguna lift, di bandara maupun lift lainnya baik satu atau dua pintu. Yakni
ketika masuk lift, pengguna jangan menghadap pintu lift, namun bergeser ke
samping dan pastikan pintu lift berada disisi kiri atau kanan. Hal itu untuk
memudahkan kita melihat apakah pintu lift benar-benar terbuka ke kiri atau ke
kanan," cetusnya.
Sebelumnya, mayat wanita yang
ditemukan dalam kondisi sudah membusuk di bawah lift Bandara Kualanamu, Deli
Serdang, diduga telah terjebak sejak, Senin (24/4/2023) lalu.
Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol
Irsan Sinuhaji mengungkapkan, bahwa korban ini bernama Aisiah Sinta Dewi
Hasibuan, warga Kecamatan Medan Sunggal.
"Korban ini wanita beralamat di
Sunggal. Usia 38 tahun. Kita sudah ketemu dengan pihak keluarga bahwa pada saat
dia datang itu untuk mengantar keluarga pulang," kata Kombes Irsan.
Namun, berdasarkan pantauan dari
CCTV, Kombes Irsan menjelaskan, bahwa Aisiah terjatuh dari lift lantaran
dirinya panik saat salah menaiki posisi lift.
"Kemudian hasil pantauan, si
korban ini terjatuh dari lift ke bawah karena ketidaktahuan. Lift ini kan dua
pintu, pada saat lantai yang dia tuju dia berdiri pada pintu yang ternyata yang
terbuka di belakangnya. Dia panik, terlihat dari CCTV kemudian dia paksa buka
dan melangkah jatuh ke bawah, itu dari CCTV yang kita lihat," jelas Irsan.
Dijelaskan Irsan lagi, bahwa
penemuan mayat berasal dari laporan pengunjung dari bau busuk di dalam lift.
"Ada masyarakat melaporkan
kepada pihak bandara pada lift di kedatangan internasional ada pengunjung yang
mencium bau kurang sedap sehingga pihak bandara mengecek ternyata di bawah ada
jenazah seorang wanita yang saat itu belum diketahui penyebabnya. Mayat ini
Mungkin sudah dari hari Senin," jelas Irsan.
Lantas, sambung Irsan, sekitar pukul
16.00 WIB petugas teknisi lift mengecek dari lantai atas dan menemukan Hp
diduga milik korban merk Nokia warna biru.
Kemudian, petugas mengecek kembali
turun melalui sangkar lift dan melihat dalam lift lantai paling bawah (Lantai
M) ada Hp android yang masih hidup.
"Setelah dicek dan keliling
kembali di lift ada tas warna hitam dan kemudian melihat ada orang di bawah
lift bawah (korban). Petugas teknisi lift melihat korban dalam keadaan miring
telungkup, kemudian mengkonfirmasi ke Avsec bandara," beber Irsan
Redaksi
INALUM Prioritaskan Bantuan Bencana di Sumatera, Alihkan Perayaan Ulang Tahun ke-50 untuk Kemanusiaan
Walhi : Tak Cukup Hanya Cabut Izin, Presiden Harus Tuntut PT TPL Ganti Rugi dan Rehabilitasi Lingkungan
FORSOMAKAR Desak Gubernur Sumut Benahi Perizinan Tambang Galian C dan Hentikan Maraknya Tambang Ilegal
Berikut Tren Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Sumatera Utara
Kapolrestabes Medan Dukung Turnamen Domino PWI Sumut Jelang HPN 2026