Jumat, 23 Januari 2026

Salmon Sagala: Jalan Nasional Brastagi-Desa Raya Karo Tak Layak Disebut Jalan Nasional

- Jumat, 28 April 2023 18:40 WIB
Salmon Sagala: Jalan Nasional Brastagi-Desa Raya Karo Tak Layak Disebut Jalan Nasional

Kitakini.news – Menteri Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono didesak segera memerintahkan Kepala Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah Sumatera Utara agar memperbaiki jalan nasional Brastagi – Desa Raya Karo yang kondisinya “babak belur”.

Baca Juga:

 

"Kondisi jalan nasional jurusan Brastagi - Desa Raya Kabupaten Karo benar-benar dalam kondisi hancur-lebur, tidak layak lagi disebut jalan nasional. Karena penuh dengan lubang dan tidak lagi memiliki drainase yang memadai," cetus Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut Salmon Sumihar Sagala kepada wartawan di Medan, Jumat (28/4/2023).

 

Menurut Salmon, kerusakan yang paling parah terjadi di kawasan Simpang Korpri hingga depan Pakar Sweet Hotel, karena banyak lubang yang dalam, sehingga kerap menimbulkan kemacetan panjang.

 

"Jika hujan turun, jalan nasional itu tergenang air setinggi 40 centimeter. Akibatnya, banyak kendaraan yang mogok ditengah jalan hingga terperosok ke paret, karena pengguna jalan tidak dapat melihat batas jalan dengan paret," tandas Politisi PDI Perjuangan ini.

 

Anggota DPRD Sumut yang berasal dari daerah pemilihan (Dapil) Karo, Dairi dan Pak pak Bharat ini juga mengaku kecewa melihat kondisi jalan tersebut. Sebab terkesan kurang mendukung Kota Berastagi dan objek wisata Tongging sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

 

"Kita tidak tahu apa rencana Kementerian PUPR Cq Kepala BBPJN Sumut membiarkan jalan nasional tersebut bertahun-tahun hancur. Sehingga tidak saja meresahkan pengguna jalan, tapi juga merugikan masyarakat dalam waktu tempuh maupun kerusakan kendaraanya," ketusnya.

 

Maka dari itu, Salmon mendesak Kepala BBPJN Sumut segera melakukan perbaikan jalan yang hancur. Jika tidak, dikuatirkan akan muncul aksi protes dari masyarakat pengguna jalan, sebab situasinya sudah mulai "memanas" dengan munculnya berbagai protes dan komentar "pedas" di media sosial, terkait hancurnya sarana penghubung dimaksud.


"Saya meminta dengan tegas kiranya Kepala BBPJN Sumut segera melakukan perbaikan jalan nasional Brastagi - Desa Raya sebab jalan penghubung ini merupakan akses masyarakat menuju Kota Medan dan sekitarnya, termasuk akses kebeberapa destinasi pariwisata ke Tongging dan Haranggaol," pungkasnya.

 

 

 





 

Redaksi

 

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
INALUM Prioritaskan Bantuan Bencana di Sumatera, Alihkan Perayaan Ulang Tahun ke-50 untuk Kemanusiaan

INALUM Prioritaskan Bantuan Bencana di Sumatera, Alihkan Perayaan Ulang Tahun ke-50 untuk Kemanusiaan

Walhi : Tak Cukup Hanya Cabut Izin, Presiden Harus Tuntut PT TPL Ganti Rugi dan Rehabilitasi Lingkungan

Walhi : Tak Cukup Hanya Cabut Izin, Presiden Harus Tuntut PT TPL Ganti Rugi dan Rehabilitasi Lingkungan

FORSOMAKAR Desak Gubernur Sumut Benahi Perizinan Tambang Galian C dan Hentikan Maraknya Tambang Ilegal

FORSOMAKAR Desak Gubernur Sumut Benahi Perizinan Tambang Galian C dan Hentikan Maraknya Tambang Ilegal

Berikut Tren Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Sumatera Utara

Berikut Tren Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Sumatera Utara

Kapolrestabes Medan Dukung Turnamen Domino PWI Sumut Jelang HPN 2026

Kapolrestabes Medan Dukung Turnamen Domino PWI Sumut Jelang HPN 2026

Repdem Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Tapanuli Tengah untuk Warga Terdampak Bencana

Repdem Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Tapanuli Tengah untuk Warga Terdampak Bencana

Komentar
Berita Terbaru