Menhub: Jumlah Penumpang Pesawat Tahun Ini Cukup Signifikan
Kitakini.news – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi
mengungkapkan jumlah pergerakan penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta,
Tangerang, Banten pada arus mudik Idul Fitri 1444 Hijriah cukup signifikan,
yakni 25 persen bila dibanding tahun 2022 lalu.
Baca Juga:
Budi menjelaskan, kebijakan pada arus mudik tahun ini
membuat pelaksanaan arus mudik dapat berjalan relatif lancar. Hal ini
dikarenakan disetujuinya kebijakan memajukan libur cuti bersama, sehingga waktu
arus mudik menjadi lebih panjang.
“Jadi meski lonjakan penumpang tinggi dengan tingkat
okupansi 90 persen lebih, bisa tertangani dengan baik. On Time Performance
(OTP) atau ketepatan waktu juga terjaga dengan baik,” imbuh Menhub melansir
dari laman resmi Kemenhub.go.id, Rabu (26/4/2023).
Lebih lanjut Budi menerangkan, bahwa harga tiket
pesawat selama arus mudik masih dalam batas wajar dan tidak melebih tarif batas
atas yang telah ditentukan.
“Terima kasih kepada pengelola bandara yang telah
mengelola lonjakan penumpang pesawat dengan baik dan juga maskapai penerbangan
yang telah kooperatif menjaga tarif sesuai anjuran pemerintah,” tuturnya.
Masih kata Budi, peningkatan pergerakan penumpang dan
pesawat pada arus mudik tahun ini menjadi kabar baik bagi kebangkitan industri
penerbangan nasional setelah sempat terdampak pandemi Covid-19.
“Walaupun belum sama dengan Tahun 2019, tetapi secara
ekonomi sudah terjadi pergerakan yang memberikan manfaat bagi operator bandara
dan maskapai. Ini berita baik buat kita,” cetusnya.
Terkait lonjakan arus balik, Budi meminta seluruh
pemangku kepentingan sektor penerbangan agar dapat terus melanjutkan kinerja
baik yang telah ditunjukkan pada arus mudik.
Budi juga mengingatkan operator penerbangan untuk
tetap mengedepankan aspek keselamatan ditengah naiknya pergerakan penumpang
tersebut.
Berdasarkan data Angkasa pura II selaku pengelola
Bandara Soekarno Hatta, tak hanya jumlah penumpang yang meningkat, jumlah
pergerakan pesawat juga mengalami peningkatan 5 persen dibanding tahun 2022
lalu.
Adapun jumlah penerbangan pesawat ada hari puncak arus
mudik (19-21 April 2023) mencapai di atas 1.000 penerbangan per hari.
Sebelum pandemi, Bandara Soekarno Hatta rata-rata
melayani 1200 penerbangan setiap harinya. Adapun di tengah pandemi pada 2022
dan awal 2023, jumlah penerbangan pada hari-hari biasa berkisar 800 -
900 penerbangan per hari.
Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang) menjadi bandara
tersibuk yang dikelola oleh AP II. Disusul kemudian Bandara Kualanamu (Deli
Serdang), Halim Perdanakusuma (Jakarta), Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru) dan
Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang).
Redaksi
Risiko Tekanan Rupiah Meningkat, Meski Emas dan IHSG Naik di Tengah Geopolitik
BEI Dorong Literasi dan Inklusi Pasar Modal untuk Masyarakat Indonesia di 2026
Resolusi Finansial 2026, Pasar Modal sebagai Strategi Pengelolaan Aset Jangka Panjang
Rusak Lingkungan, Presiden Prabowo Cabut Izin PT TPL Serta 27 Perusahaan Lainnya di Sumut, Aceh dan Sumbar
Berikut Tren Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Sumatera Utara