Jumat, 23 Januari 2026

Haris Kelana Damanik : AC di Gedung DPRD Medan Minim Perawatan

- Senin, 24 April 2023 19:33 WIB
Haris Kelana Damanik : AC di Gedung DPRD Medan Minim Perawatan

Kitakini.news - Mengenyam pendidikan sarjana teknik, Anggota DPRD Medan Haris Kelana Damanik mengaku resah dengan perawatan air conditioner (AC) di Gedung DPRD Medan. apalagi merasakan kondisi ruang rapat yang selalu panas meski sudah menggunakan AC lemari atau standing floor.

Baca Juga:

"Hal itu dikarenakan minimnya maintenance. Sebenarnya, AC ini harus rajin perawatan. Saya mengerti tentang AC ini," ucapnya menjawab pertanyaan wartawan terkait cukup banyaknya AC di gedung DPRD Medan yang tidak bisa memberikan rasa dingin lagi.

Apalagi saat-saat sebelum lebaran lalu, semua orang yang ada di ruang rapat bila sedang Rapat dengar Pendapat (RDP) dengan counterpartnya maupun masyarakat yang mengadukan masalah harus merasakan kepanasan.

Haris bilang harusnya di gedung seperti gedung DPRD Medan, menggunakan AC sentral. Namun, sejak dirinya mulai menjabat anggota DPRD Medan pada 23 November 2023 lalu, Ac sentral di gedung ini sudah tidak berfungsi. Kini, untuk antisipasi panas di seluruh ruangan gedung tersebut digantikan dengan AC plit wall, AC standing floor (AC lemari) dan portabel. Dan itu pun tidak berfungsi maksimal.

"Di ruangan Paripurna pun menggunakan AC lemari, ada apa dengan AC sentral. AC sentral ini besar, seperti mesin, ada apa?. Saya sudah lihat tidak berfungsi," ungkapnya.

Menurut Haris, anggaran untuk AC sentral gedung DPRD tersebut lanjutnya, sangat besar. Pastinya menghabiskan miliaran rupiah. Instalasinya saja sangat besar. Dia menyayangkan kenapa AC sentral tersebut tidak kunjung diperbaiki dengan menganggarkan biaya perbaikan. 

"Kenapa justru malah membeli AC baru, salah satunya AC standing floor. AC sentral ini kan lama proses rusaknya. Lagipula gedung DPRD Medan baru berapa tahun sih. Kan butuh perawatan saja. Saya pikir seperti itu," tegasnya.

Ketua Komisi I Roby Barus membenarkan AC tersebut rusak sejak tahun 2019. Gedung DPRD Medan yang dibangun oleh PT PP (BUMN) tersebut digunakan pada 2014 lalu. Namun, belum sampai 5 tahun AC sentralnya sudah rusak. 

"Berdasarkan pengakuan teknisi AC yang saya dengar, sparepart AC tersebut buatan Cina. Sudah tidak ada lagi sparepart nya lagi sekarang, jadi sudah tidak bisa diperbaiki lagi. Teknisi AC di sini yang bilang. Asal AC mati, teknisinya kan dipanggil, ya mereka bilang, tidak ada lagi sparepartnya, bang. Barang Cina, mereknya pun tidak tahu. Jika mau tahu lihat blue print PT PP yang bangun," papar politisi PDI Perjuangan tersebut.

Dengan matinya AC sentral itu, lanjutnya, tentunya ruangan RDP panas. Di ruang fraksi juga sama, AC sentralnya tidak berfungsi, hanya menggunakan AC split wall. Namun karena belakangan ini, udara cukup panas, AC split wall tersebut juga tidak sanggup mengalahkan panas udara tersebut.

Kabag Umum DPRD Medan Emilda mengakui jika sebagian AC standing floor yang rusak sudah diperbaiki. "Harinya belakangan ini memang panas, kalau pagi dinyalakan ACnya terasa dingin. Tapi kalau sudah siang tidak terasa lagi. Kalah dengan panasnya hari," balasnya saat dihubungi melalui whatsapp.

Dia juga mengakui jika AC sentral di gedung tersebut sudah lama tidak berfungsi. Malah, sejak zaman kabag yang lama masih bertugas AC sentralnya sudah tidak berfungsi. "Sebenarnya sudah diusahakan diperbaiki, namun karena ACnya model lama, sparepart nya juga susah dicari. Dan AC itu ada sejak gedung ini dibangun," paparnya.


Redaksi

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Optimalkan Kawasan Industri, Bobby Usulkan Integrasi KIM, Kuala Tanjung dan Belawan

Optimalkan Kawasan Industri, Bobby Usulkan Integrasi KIM, Kuala Tanjung dan Belawan

Sepanjang 2025, Bobby Nasution Benahi 44,9 Km Jalan Provinsi

Sepanjang 2025, Bobby Nasution Benahi 44,9 Km Jalan Provinsi

PN Medan Terima Dua Gugatan Lingkungan Hidup terhadap PT Toba Pulp Lestari dan PT Tri Bahtera Srikandi

PN Medan Terima Dua Gugatan Lingkungan Hidup terhadap PT Toba Pulp Lestari dan PT Tri Bahtera Srikandi

Medan Siap Era Digital, Rico Waas Percepat Distribusi SPPT PBB untuk Transparansi dan Kemudahan Wajib Pajak

Medan Siap Era Digital, Rico Waas Percepat Distribusi SPPT PBB untuk Transparansi dan Kemudahan Wajib Pajak

Bandar & Kurir 100 Kg Sabu Divonis Seumur Hidup, Pengendali Dihukum Mati

Bandar & Kurir 100 Kg Sabu Divonis Seumur Hidup, Pengendali Dihukum Mati

Wali Kota Medan Dorong Inovasi Pembangunan Berkelanjutan untuk Tingkatkan Kualitas Hidup Warga

Wali Kota Medan Dorong Inovasi Pembangunan Berkelanjutan untuk Tingkatkan Kualitas Hidup Warga

Komentar
Berita Terbaru