Melalui Inampa, Indonesia Kedepan Mampu Kuasai Maritim Dunia
Kitakini.news - President Indonesian Maritime Pilots
Association (Inampa) Parsoroan Herman Harianja menyatakan bahwa Indonesia mampu
menguasai maritim dunia.
Baca Juga:
Hal itu disampaikan saat buka puasa bersama dengan media, di
Mie Ayam Jamur Mahmud, Medan Jalan Abdullah Lubis, Kecamatan Medan Baru, Kota
Medan, Senin (10/4/2023).
Lazimnya disapa Herman, selaku President Inampa juga seorang
motivator, dan pernah memimpin sebagai Direksi di Pelindo 1 dan 4, juga
pengalaman di dunia pada negara International, yang menguasai kemaritiman,
serta beberapa punya sekolah pendidikan di Medan, dan Work shop Herman Learning
Center.
Lanjut Herman, dalam melakukan peranan Inampa, terus
menggeliat pada fungsi Kemaritiman, terhadap sipil dan TNI.
Bagaimana peran pilot, memandu kapal memasukan kapal ke
pelabuhan dan keluar, harus dalam keadaan aman.
Salah satu peran pandu sebagai duta daerah, dapat
menyampaikan komunikasi pada Capten Kapal yang dipandu dapat memahami kota yang
dilabuhnya.
Kini Herman, sudah beberapa priode memimpin Inampa, dan
dapat berkembang di internasional, dan bergabung pada Internasional Maritime
Pilot Assiciation (Impa) yang berulang melakukan kongres di belahan negara
dunia, Australia, Korea dan Mexiko. Dan Pandu Indonesia kini sudah sangat
dipandang dunia Internasional.
Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian
Perhubungan Arif Toha Tjahjagama membuka secara resmi FGD sekaligus
sebagai Keynote Speaker bersama Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Muhammad Ali
secara on line di Ball Room Hotel Four Season By Sheraton Makassar.
Ketua Panitia Focus Group Discussion (FGD) Inampa Capt.
Samsul Maarif didampingi Wakil Ketua Panitia Capt. Agoes Soeryanto dan Panitia
Lokal FGD yang lalu, di Café di Makassar mengatakan salah seorang sumber Parsoroan
Herman Harianja menyampaikan Peran Perwira Pandu Maritim Indonesia dalam
mendukung program pemerintah menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.
Menurut Herman mengatakan bahwa abad 21 merupakan milik Asia
dan ini terlihat dari sejak tahun 1980 berdasarkan data yang ada bahwa
perputaran ekonomi dunia mulai berubah dari barat ke timur, dan berdasarkan
data WTO perdagangan dunia hamper 80-90 persen melalui angkutan laut.
Dengan demikian peran Indonesia sangat besar dalam
perspektif perdangan dunia karena hamper 50 persen perdangan dunia dengan
angkutan laut tersebut melalui laut Indonesia.
Dari uraian singkat diatas, maka peranan keselamatan
maritime atau maritime safety menjadi hal yang sangat penting dan krusial dalam
transportasi angkutan laut sebagai negara kepulauan.
Indonesia yang bervisi sebagai negara maritime, bertanggung
jawab penuh atas keselamatan maritime melalui institusi negara yang ada apakah
itu Kementerian Perhubungan, Kementerian Pertahanan, Kementerian Kelautan dan
Perikanan, TNI AL, POLAIRUD, BAKAMLA, dan instansi serta organisasi yang punya
kepentingan lainnya.
Perwira Pandu Maritim Indonesia yang tergabung dalam Inampa
adalah personil yang bertugas untuk memandu kapal kapal yang masuk dan keluar
pelabuhan di Indonesia dan perairan lainnya yang merupakan perairan wajib pandu
atau perairan pandu luar biasa.
“Tugas Perwira Pandu Maritim Indonesia yang bekerja di Badan
Usaha Pelabuhan seperti di BUMN Pelindo, BUMD, dan BUP swasta lainnya meliputi
Maritime Safeti, Maritime Security, Maritime Environmental Protection, yang
pada gilirannya kepada Maritime Sustainabilit di Sektor Kemaritiman di
Indonesia, ucap Herman.
Kontributor: Desrin Pasaribu
Situs Klub Nilai Komentar Mo Salah “Memalukan”, Isyarat Pergi dari Liverpool Jadi Jalan Terakhir?
Tim Futsal Putra Terbaik se-Sumatera Siap Bertanding Babak Regional Final AXIS Nation Cup 2025 di Palembang
Muryanto Diperiksa KPK, Kemanan Kampus Intimidasi Larang Mahasiswa Protes
Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok di Sumut Dipicu Masalah Pasokan
Inalum Genjot Produksi Green Aluminium dengan Teknologi Mutakhir Tiongkok