Edy: Pemprovsu Kekurangan 12 Ribu Guru di Daerah Terpencil
Kitakini.news – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara
(Pemprovsu) kekurangan 12.000 guru di daerah terpencil. Hal ini disebabkan
kebanyakan guru hanya mau bekerja di kota.
Baca Juga:
- INALUM Prioritaskan Bantuan Bencana di Sumatera, Alihkan Perayaan Ulang Tahun ke-50 untuk Kemanusiaan
- Walhi : Tak Cukup Hanya Cabut Izin, Presiden Harus Tuntut PT TPL Ganti Rugi dan Rehabilitasi Lingkungan
- FORSOMAKAR Desak Gubernur Sumut Benahi Perizinan Tambang Galian C dan Hentikan Maraknya Tambang Ilegal
"Saat ini kami kekurangan 12.000 guru yang mau
ditempatkan di daerah, karena sekarang guru kebanyakan hanya mau bekerja di
kota saja," kata Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi di Medan melalui
keterangan tertulis, Selasa (5/4/2023).
Edy juga mengungkapkan bahwa Pemprovsu saat ini sedang
membangun Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 di Kecamatan Bandar, Kabupaten
Simalungun. Pembangun ini bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia
(SDM) siap pakai di Kecamatan Bandar.
Kecamatan Bandar adalah salah satu kawasan pemukiman
yang dekat dengan Kawasan Khusus Ekonomi (KEK) Sei Mangkei. Maka dari itu, Edy ingin
putra-putra daerah bisa bersaing menjadi tenaga kerja di kawasan tersebut. Salah
satu upayanya yaitu dengan membangun sekolah.
"Daerah ini dekat dengan KEK Sei Mangkei, saya
ingin putra-putra kita nanti yang bekerja disana, karena itu SDM kita harus ditingkatkan,"
tegasnya.
Edy juga menekankan, setelah Lebaran dana untuk
pembangunan SMK Negeri 1 Bandar, sudah bisa digunakan. Karena itu, Edy meminta
Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga untuk menyelesaikan administrasi
lahan dan desain SMKN 1 Bandar.
"Habis Lebaran dah turun uangnya, jadi Pak
Bupati, siapkan semua kebutuhannya, lahannya juga desainnya biar cepat ini
selesai," ucap Edy.
Sementara itu, Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan
Sinaga mengatakan SMK sangat dibutuhkan di Kecamatan Bandar. Dearah yang dekat
dengan KEK Sei Mangkei ini menurutnya butuh SDM unggul yang siap bekerja.
"Ada sekitar 88 ribu masyarakat Kecamatan Bandar
dan dekat dengan KEK Sei Mangkei, jadi kita di sini butuh SDM siap pakai, kami
bersyukur Pak Gubernur mau membangun SMK di sini," beber Radiapoh.
Redaksi
INALUM Prioritaskan Bantuan Bencana di Sumatera, Alihkan Perayaan Ulang Tahun ke-50 untuk Kemanusiaan
Walhi : Tak Cukup Hanya Cabut Izin, Presiden Harus Tuntut PT TPL Ganti Rugi dan Rehabilitasi Lingkungan
FORSOMAKAR Desak Gubernur Sumut Benahi Perizinan Tambang Galian C dan Hentikan Maraknya Tambang Ilegal
Berikut Tren Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Sumatera Utara
Kapolrestabes Medan Dukung Turnamen Domino PWI Sumut Jelang HPN 2026