Lasro Marbun: Tata Kelola Pemerintahan Pemprovsu Sudah Banyak Berubah
Kitakini.news - Tata
kelola pemerintahan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) sepanjang
tahun 2019 sampai 2023, banyak mengalami perubahan lebih baik. Hal ini dilihat
dari banyaknya capaian positif yang diperoleh selama kepemimpinan Gubernur
Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi dan Wakil Gubsu Musa Rajekshah.
Baca Juga:
- INALUM Prioritaskan Bantuan Bencana di Sumatera, Alihkan Perayaan Ulang Tahun ke-50 untuk Kemanusiaan
- Walhi : Tak Cukup Hanya Cabut Izin, Presiden Harus Tuntut PT TPL Ganti Rugi dan Rehabilitasi Lingkungan
- FORSOMAKAR Desak Gubernur Sumut Benahi Perizinan Tambang Galian C dan Hentikan Maraknya Tambang Ilegal
Capai yang telah diraih Pemprovsu diantaranya, Sistem
Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) telah mencapai level tiga, kapabilitas
Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) mencapai level tiga, indeks pengendalian
korupsi di level tiga.
Kemudian, kepatuhan pelayanan publik berada di
peringkat lima nasional. Hingga delapan kali memperoleh predikat opini Wajar
Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI.
"Sumut ini bisa kok, dulu MCP (Monitoring Center
for Prevention) kita nomor 18, sekarang masuk nomor satu, dulu kepatuhan
pelayanan publik kita nomor 28 sekarang nomor 5, dulu juga orang tak percaya
kita bisa punya e-katalog, sekarang kita punya e-katalog dengan 52 etalase
dengan ribuan produk, kita harus memaksa memang," papar Inspektur Sumut Lasro
Marbun melalui keterangan tertulisnya di Medan, Sabtu (1/4/2023).
Menurut Lasro, perubahan tersebut merupakan tuntutan
yang harus dilakukan. Oleh sebab, itu Pemprovsu berkomitmen terus melakukan
perbaikan secara signifikan.
"Pemprovsu sangat menyadari hari ini pemerintah
dituntut berubah, dengan dasar itu, Gubernur bersama Wagubsu berkomitmen
melakukan lompatan dan perbaikan, dengan cara melakukan evaluasi dan terus
evaluasi," tuturnya.
Maka dari itu, Lasro juga mengingatkan stakeholder
lain juga mesti melakukan perbaikan. “Perbaikan tidak bisa dilakukan oleh satu
pihak saja. Tetapi diperlukan sinergi dari seluruh pihak tanpa kecuali,”
tandasnya.
Redaksi
INALUM Prioritaskan Bantuan Bencana di Sumatera, Alihkan Perayaan Ulang Tahun ke-50 untuk Kemanusiaan
Walhi : Tak Cukup Hanya Cabut Izin, Presiden Harus Tuntut PT TPL Ganti Rugi dan Rehabilitasi Lingkungan
FORSOMAKAR Desak Gubernur Sumut Benahi Perizinan Tambang Galian C dan Hentikan Maraknya Tambang Ilegal
Berikut Tren Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Sumatera Utara
Kapolrestabes Medan Dukung Turnamen Domino PWI Sumut Jelang HPN 2026