Api Menyambar Bensin, Dua Unit Rumah di Arse Tapsel Gosong
Kitakini.news - Akibat api yang mendadak menyambar bensin,
dua unit Rumah di Lingkungan Lumbanlobu, Kelurahan Arse, Kecamatan Arse,
Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), pada Rabu (29/3/2023) sore, terbakar.
Baca Juga:
- INALUM Prioritaskan Bantuan Bencana di Sumatera, Alihkan Perayaan Ulang Tahun ke-50 untuk Kemanusiaan
- Walhi : Tak Cukup Hanya Cabut Izin, Presiden Harus Tuntut PT TPL Ganti Rugi dan Rehabilitasi Lingkungan
- FORSOMAKAR Desak Gubernur Sumut Benahi Perizinan Tambang Galian C dan Hentikan Maraknya Tambang Ilegal
Menurut informasi dari pihak kepolisian, peristiwa nahas itu
bermula saat, Marga Wati Ritonga (55), sedang berada di dapur rumahnya,
memindahkan bensin Pertalite dari jerigen besar ke kecil. Sehari-hari, dia
memang berjualan bensin di rumahnya.
Saat memindahkan minyak itu, cucunya yang masih kecil, malah
menghidupkan lilin. Nahas, saat memindahkan ke jerigen kecil, bensin tersebut
tumpah sedikit dan mengarah ke api yang bersumber dari lilin. Dari sambaran itu
lah, api akhirnya kian membesar.
Selanjutnya Wati berlari ke ruang tengah dan memberitahukan
hal tersebut ke suaminya, Muda Sinambela (58). Tak lama, Muda melihat api yang
kian membesar semakin menjadi-jadi membakar rumahnya.
Tanpa pikir panjang, Muda sempat berusaha memadamkannya.
Namun, upayanya sia-sia. Api kian ganas hingga mengharuskan Muda dan keluarga
itu ke luar rumah menyelamatkan diri dan meminta pertolongan warga.
Memang, warga sempat berdatangan memberikan pertolongan.
Malangnya, sumber air jauh. Warga pun melakukan pemadaman dengan menggunakan
peralatan seadanya. Akhirnya, api tak dapat padam.
Dan seluruh bangunan rumah milik Muda dan isinya di Tapsel
itu hangus terbakar api. Tak hanya itu, api juga menyambar dapur milik keluarga
almarhum Sumuran Simatupang, atau tetangga dari Muda.
Akibat sambaran api, sebahagian dinding dapur rumah milik
keluarga almarhum Sumuran Simatupang, ikut terbakar. Tidak lama berselang,
Kanit Reskrim Polsek Sipirok, Ipda Ahmad Juli Nasution, dan personel tiba di
TKP.
Begitu juga dengan pemadam kebakaran yang sudah berjibaku
memadamkan api. Walhasil, setelah dua setengah jam menggila, api akhirnya
berhasil padam.
Namun apa daya, rumah milik Muda sudah rata dengan tanah.
Usai kejadian, Polsek Sipirok memasangi garis polisi di lokasi kejadian.
Kapolsek Sipirok, AKP Ismaya, pada Kamis (30/3/2023) pagi,
menerangkan, bahwa akibat dari insiden nahas itu, Muda selaku pemilik Rumah
mengalami kerugian materil berkisar Rp120 juta. Sedangkan Rumah keluarga
Almarhum Sumuran, mengalami kerugian berkisar Rp5 juta.
“Tidak ada korban jiwa atas peristiwa itu. Petugas di
lapangan sudah mengamankan barang bukti dan memasangi garis polisi di lokasi
kejadian,” tutur Kapolsek.
Kontributor: Efendi Jambak
INALUM Prioritaskan Bantuan Bencana di Sumatera, Alihkan Perayaan Ulang Tahun ke-50 untuk Kemanusiaan
Walhi : Tak Cukup Hanya Cabut Izin, Presiden Harus Tuntut PT TPL Ganti Rugi dan Rehabilitasi Lingkungan
FORSOMAKAR Desak Gubernur Sumut Benahi Perizinan Tambang Galian C dan Hentikan Maraknya Tambang Ilegal
Berikut Tren Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Sumatera Utara
Kapolrestabes Medan Dukung Turnamen Domino PWI Sumut Jelang HPN 2026