Kamis, 22 Januari 2026

DPRD Sumut Minta BI dan Aparat Penegak Hukum Awasi Peredaran Upal

- Jumat, 31 Maret 2023 00:09 WIB
DPRD Sumut Minta BI dan Aparat Penegak Hukum Awasi Peredaran Upal

Kitakini.news – Bank Indonesia, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) dan aparat penegak hukum lainnya diminta mengawasi peredaran uang palsu yang kini dikabarkan beredar di tangan pemakai dan bandar Narkoba.

Baca Juga:

"Kita minta lakukan Patroli untuk mengantisipasi peredaraan Upal yang banyak ditemukan di tangan pemakai dan bandar (agen) Narkoba," ujar Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut, Benny Harianto Sihotang kepada wartawan di gedung dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Kamis (30/3/2023).

Benny menjelaskan, berbagai langkah termasuk patroli dimaksudkan untuk mencegah peredaran Upal di tengah-tengah dinilai penting. Sebab, saat ini momen bulan suci Ramadhan dan diikuti dengan Hari Raya Idul Fitri 1444 H.

"Momen seperti ini selalu digunakan oleh oknum tertentu untuk berusaha mengelabui masyarakat dengan cara menukarkan upal," cetus Politisi Partai Gerindra ini.

Maka dari itu, sambung Wakil Rakyat yang berasal dari daerah pemilihan (Dapil) Sumut II meliputi Kota Medan ini, DPRD Sumut meminta BI, kepolisian dan jajaran penegak hukum intens melakukan patroli, sehingga bisa meminimalisir  keresahan warga.

"Apalagi ada temuan bahwa Upal beredar di tangan pemakai dan bandar Narkoba, sehingga bisa merugikan warga, khususnya pedagang kecil tidak memiliki fasilitas pengecekan uang alsi atau palsu di warung mereka,” paparnya.

Benny mengungkapkan, selain bertujuan melindungi warga Sumut dari perilaku jahat oknum penyebar uang palsu, langkah pencegahan terhadap Upal juga diharapkan tidak mengusik konsentrasi umat Islam dalam menjalankan ibadah suci dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1444 H mendatang.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang BI Marlison Hakim mengatakan, uang palsu selalu ada di setiap negara. Hanya saja, jumlah uang palsu di Indonesia yang beredar cukup kecil.

"Karenanya Bank Indonesia (BI) mengimbau masyarakat untuk melakukan penukaran uang baru ke bank-bank resmi. Hal ini dinilai penting untuk mengatisipasi adanya potensi uang palsu hingga jumlah uang yang tidak sesuai dengan penukaran," pungkasnya.

 

 



Redaksi 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
INALUM Prioritaskan Bantuan Bencana di Sumatera, Alihkan Perayaan Ulang Tahun ke-50 untuk Kemanusiaan

INALUM Prioritaskan Bantuan Bencana di Sumatera, Alihkan Perayaan Ulang Tahun ke-50 untuk Kemanusiaan

Walhi : Tak Cukup Hanya Cabut Izin, Presiden Harus Tuntut PT TPL Ganti Rugi dan Rehabilitasi Lingkungan

Walhi : Tak Cukup Hanya Cabut Izin, Presiden Harus Tuntut PT TPL Ganti Rugi dan Rehabilitasi Lingkungan

FORSOMAKAR Desak Gubernur Sumut Benahi Perizinan Tambang Galian C dan Hentikan Maraknya Tambang Ilegal

FORSOMAKAR Desak Gubernur Sumut Benahi Perizinan Tambang Galian C dan Hentikan Maraknya Tambang Ilegal

Berikut Tren Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Sumatera Utara

Berikut Tren Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Sumatera Utara

Kapolrestabes Medan Dukung Turnamen Domino PWI Sumut Jelang HPN 2026

Kapolrestabes Medan Dukung Turnamen Domino PWI Sumut Jelang HPN 2026

Repdem Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Tapanuli Tengah untuk Warga Terdampak Bencana

Repdem Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Tapanuli Tengah untuk Warga Terdampak Bencana

Komentar
Berita Terbaru