Kamis, 22 Januari 2026

Hasan Sagala Buka Pelatihan Guru Madrasah Kementerian Agama di Padangsidempuan

- Sabtu, 25 Maret 2023 20:57 WIB
Hasan Sagala Buka Pelatihan Guru Madrasah Kementerian Agama di Padangsidempuan

Kitakini.news - Tenaga Ahli Menteri Agama RI Hasan Basri Sagala membuka pelatihan PKG - PKB guru Madrasah kementerian agama untuk Kota Padangsidempuan dan Kabupaten Tapanuli Selatan di Aula MAN 2 Kota Padangsidempuan, Jumat (24/3/2023).

Baca Juga:

Hasan Basri Sagala (HBS) didampingi dari Balai Diklat Kanwil Kemenag Sumatera Utara Wira Darma, Kakan Kemenag Kota Padang Sidempuan Masir Rambe, Kakan Kemenag Kabupaten Tapsel Ihwan Nasution, resmi membuka pelatihan Penilaian Kinerja Guru (PKG) dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Kementerian Agama.


Dalam arahannya, Hasan menyampaikan bahwa tugas para guru adalah mengawal akhlak, menanamkan budi pekerti anak didik untuk menghadapi perkembangan zaman

"Metode pendidikan pun harus betul-betul dikuasai, jadi manfaatkan momen ini sebaik mungkin agar ada peningkatan ilmu pengetahuan, skill dan etika untuk guru madrasah di lingkungan Kementerian Agama," ucap Hasan.

Lanjut Hasan, dalam materinya menyampaikan bahwa titik temu itu tidak akan pernah bisa diwujudkan jika tidak tumbuh dari sebuah pemahaman, sikap, dan perilaku masyarakat yang mampu mendialogkan berbagai kepentingan, harapan, cita-cita, dan keinginan-keinginan.

"Sebagaimana kita ketahui, bangsa Indonesia adalah negara kesepakatan (Daarul ‘Ahdi) dengan menemukan titik temu dalam bentuk 'Moderasi Beragama' itu harus ada bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia," sebutnya.


Tenaga Ahli Menteri Agama tersebut juga menekankan bahwa paradigma moderasi beragama meniscayakan setiap umat beragama bersikap insklusif, asimilatif, dan adaptif, yang mampu mendorong terjalinnya pergaulan lintas budaya, iman, dan peradaban.

"Di sinilah moderasi beragama telah berperan menyatukan Indonesia dengan prinsip penghormatan terhadap perbedaan dan penghargaan budaya lokal, kepada para guru, saya berpesan agar dapat menyampaikan kepada peserta didiknya dan lingkungan sekitar," lanjutnya.

Moderasi beragama lanjut Hasan, merupakan sebuah proses kehidupan yang tidak pernah berhenti, hingga menemukan pada satu titik netral.

"Baik kanan maupun kiri yang berbasis pada implementasi esensi ajaran agama itu sendiri," pesannya.

Sementara itu Wira Darma, MA yang sengaja diundang dari Balai Diklat Kanwil Kemenag Sumatera Utara mengatakan bahwa setelah kegiatan pelatihan selesai, para guru madrasah wajib menyebarkan sistem dan mentransfer ilmu yang diperoleh dalam kesempatan tersebut seperti yang disampaikan pemateri Tenaga Ahli Menteri Agama terkait moderasi beragama.

"Ingat, tidak semua ASN seberuntung bapak dan Ibu dapat mengikuti pelatihan ini, pergunakan waktu yang baik agar mendapatkan prestasi yang terbaik,” ucap Wira.




Kontributor: Efendi Jambak

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Walhi : Tak Cukup Hanya Cabut Izin, Presiden Harus Tuntut PT TPL Ganti Rugi dan Rehabilitasi Lingkungan

Walhi : Tak Cukup Hanya Cabut Izin, Presiden Harus Tuntut PT TPL Ganti Rugi dan Rehabilitasi Lingkungan

FORSOMAKAR Desak Gubernur Sumut Benahi Perizinan Tambang Galian C dan Hentikan Maraknya Tambang Ilegal

FORSOMAKAR Desak Gubernur Sumut Benahi Perizinan Tambang Galian C dan Hentikan Maraknya Tambang Ilegal

Berikut Tren Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Sumatera Utara

Berikut Tren Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Sumatera Utara

Kapolrestabes Medan Dukung Turnamen Domino PWI Sumut Jelang HPN 2026

Kapolrestabes Medan Dukung Turnamen Domino PWI Sumut Jelang HPN 2026

Repdem Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Tapanuli Tengah untuk Warga Terdampak Bencana

Repdem Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Tapanuli Tengah untuk Warga Terdampak Bencana

Suami Jadi Tersangka Pembunuhan Istri di Medan Helvetia

Suami Jadi Tersangka Pembunuhan Istri di Medan Helvetia

Komentar
Berita Terbaru