Kamis, 22 Januari 2026

Terkendala Biaya Perawatan, Anak 3 Tahun Koma di RS Padangsidimpuan

- Senin, 13 Maret 2023 18:19 WIB
Terkendala Biaya Perawatan, Anak 3 Tahun Koma di RS Padangsidimpuan

Kitakini.news - Tubuh mungil anak berusia tiga tahun terkulai lemah tak sadarkan diri di Rumah Sakit Metta Medika Kota Padangsidempuan. Dalam kondisi kritis ia butuh bantuan biaya untuk perawatan lebih lanjut.

Baca Juga:

Namanya Ikrar Ajaki (3), anak dari keluarga kurang mampu, pasangan Ahmad Eli Topan Nasution (39) dan Dewi (19) Warga Lingkungan VII, Kelurahan Batu Nadua Jae, Kota Padangsidimpuan ini dirawat diruang ICU lantai 4.

Ahmad Ali Topan, ayah dari anak malang yang berprofesi sebagai sopir angkot Link Batu Nadua ini dijumpai awak media dirumah sakit Senin (13/03) menjelaskan dirinya sangat berharap untuk kesembuhan putranya.

"Saya bang demi anakku apapun kalau bisa kulakukan. Sudah tiga hari dirawat disini, dan satu hari biaya perawatannya lumayan mahal. Saya sudah mau jual organ ini kalau ada mau sudah saya tawarkan ke perawat,” ujar Ahmad sembari meneteskan air mata.

Saat ditayai, keluarga kurang mampu ini tidak masuk dalam daftar program KIS untuk warga kurang mampu dan tidak punya BPJS.

"Ngak ikut kami kartu KIS itu bang. Dan saat ini kami mau urus BPJS tapi persoalannya 14 hari baru bisa digunakan sementara ini harus perawatan dan dirujuk kemedan terpaksa kami tolak karena biaya,” ucap ayah empat anak ini sambil menundukkan kepala.

Diketahui bocah tiga tahun ini dirawat di rumah sakit, pada Jumat (10/03/2023) pukul 11.30 WIB. Awalnya bocah malang ini sedang bersama ayahnya di depan bengkel, Kelurahan Batu Nadua Jae memperbaiki angkot yang ia bawa.

"Saat itu saya memperbaiki ban mobil, dan anak saya itu masih bilang ini kunci ayah. Saat saya perbaiki mobil, berselang dua menit anak saya ngak saya liat. Dan saya cari-cari. Setelah itu warga ada yang bilang ada anak tenggelam dan hanyut di paret. Disitulah saya berlari dan ternyata itu anak saya,” ungkapnya berruai air mata.

Sedangkan korban ditemukan 700 meter dari lokasi hanyut di paret tepatnya di depan Dinas Perikanan Tapsel. Dan dengan rasa panik bak tersambar petir, dirinya dan warga langsung membawa ke Rumah Sakit Metta Medika.

"Itulah bang, sebentar saja aku balik badan. Tiba-tiba anakku jatuh ngak ada yang tau. Ngak tau lagi bang musibah yang menimpaku ini," urai warga Lingkungan VII, Batunadua Jae Ini.

Kini dirinya merasa pangling untuk meminjam uang biaya berobat anaknya karena dalam sehari harus ada DP Rp1,3 Juta. "Ngak baisa lagi aku bang berkata apa lagi," katanya.

Hingga berita ini diturunkan, bocah malang ini masih dalam kondisi koma.




Kontributor: Efendi Jambak

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Situs Klub Nilai Komentar Mo Salah “Memalukan”, Isyarat Pergi dari Liverpool Jadi Jalan Terakhir?

Situs Klub Nilai Komentar Mo Salah “Memalukan”, Isyarat Pergi dari Liverpool Jadi Jalan Terakhir?

Tim Futsal Putra Terbaik se-Sumatera Siap Bertanding Babak Regional Final AXIS Nation Cup 2025 di Palembang

Tim Futsal Putra Terbaik se-Sumatera Siap Bertanding Babak Regional Final AXIS Nation Cup 2025 di Palembang

Muryanto Diperiksa KPK, Kemanan Kampus Intimidasi Larang Mahasiswa Protes

Muryanto Diperiksa KPK, Kemanan Kampus Intimidasi Larang Mahasiswa Protes

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok di Sumut Dipicu Masalah Pasokan

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok di Sumut Dipicu Masalah Pasokan

Inalum Genjot Produksi Green Aluminium dengan Teknologi Mutakhir Tiongkok

Inalum Genjot Produksi Green Aluminium dengan Teknologi Mutakhir Tiongkok

Raja Kungfu Dagestan Muslim Salikhov, KO Carlos Leal dalam 42 Detik di UFC Abu Dhabi

Raja Kungfu Dagestan Muslim Salikhov, KO Carlos Leal dalam 42 Detik di UFC Abu Dhabi

Komentar
Berita Terbaru