Kamis, 22 Januari 2026

Jalan di Sumut Banyak Yang Rusak, Rony Reynaldo Desak Pemprovsu Buat Perda ODOL

- Rabu, 08 Maret 2023 08:50 WIB
Jalan di Sumut Banyak Yang Rusak, Rony Reynaldo Desak Pemprovsu Buat Perda ODOL

Kitakini.news – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) didesak agar segera membuat peraturan daerah (Perda) tentang Over Dimension Over Load (ODOL) atau kelebihan muatan. Hal ini dinilai perlu untuk mencegah hancurnya jalan-jalan di kabupaten/kota akibat dilintasi kendaraan yang melebihi daya angkut muat

Baca Juga:

 

"Perda ODOL ini sangat penting bagi dinas terkait, termasuk Dinas Perhubungan Provinsi Sumut untuk mengawasi bahkan mengambil tindakan terhadap kendaraan yang melintas di jalan milik provinsi maupun kabupaten kota," kata Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut, Rony Reynaldo Situmorang kepada wartawan melalui sambungan seluler, Rabu (8/3/2023).

 

Hal ini dikatakan Rony merespon minimnya anggaran pemeliharaan Dinas Pekerjaan Umum Pemukiman Rakyat (PUPR) Sumut untuk mengatasi kerusakan jalan sepanjang ribuan km di kabupaten/kota. 

 

Dengan mengandalkan anggaran yang berkisar lebih kurang Rp5 miliar itu sangatlah tidak mungkin untuk melakukan perbaikan atau menambal badan jalan yang mengalami kerusakan. 

 

Kerusakan jalan-jalan tersebut selain karena faktor alam, juga diduga karena juga dilintasi kendaraan berat yang diduga mengangkut yang melebihi tonase dan melintas di jalan yang tidak mampu menahan beban kendaraan tersebut.

 

Dengan kondisi jalan yang tidak baik itu, Rony berharap pimpinan dewan untuk mengusulkan pembuatan Perda ODOL kepada Pemprovsu agar nantinya disikapi secara serius. 

 

Saat ini Pemprovsu sedang melakukan perbaikan sepanjang 450 km melalui sistem Multiyears Contract (tahun jamak) dengan anggaran Rp2,7 triliun. Anggaran tersebut dianggap masih belum memadai untuk memperbaiki 3065 km jalan yang sebagian masuk dalam kategori perlu mendapat penanganan segera.

 

“Jika nantinya rampung, tentu akan sia-sia kalau kemudian mengalami kerusakan akibat kelalaian kita semua, termasuk dilintasi kendaraan melebihi muatan,” cetus Politisi Muda Partai NasDem ini.

 

Dibanding daerah di Jawa, menurut Rony, Sumut termasuk memiliki jalan terpanjang. “Kami dari Komisi D sudah meninjau langsung, jalan-jalan di Jawa itu panjangnya tak lebih dari 2.000 km dibanding Sumut yang mencapai lebih 3000 km,” ujarnya.

Seluruh jalan di provinsi itu terlihat sudah mulus dan tidak ada yang berlobang, karena mereka sudah menerbitkan Perda ODOL. 

 

Karenya, selain berharap Perda ODOL segera dibuat, Rony juga berharap Pemkab/Pemko untuk mengeluarkan aturan yang ketat yang ditujukan kepada pabrik-pabrik kelapa sawit untuk mematuhi aturan penggunaan truk yang melintas di jalan kabupaten/kota atau yang berbatasan dengan provinsi.

 

“Ini kan jembatan timbang di Sumut sudah diambil alih pusat, jadi kita berharap Bupati/Walikota serius membuat aturan dengan sanksi agar perusahaan sawit mematuhi penggunaan kendaraan jika membawa hasil produksi mereka,” pungkasnya.

 

 

 





Redaksi 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
FORSOMAKAR Desak Gubernur Sumut Benahi Perizinan Tambang Galian C dan Hentikan Maraknya Tambang Ilegal

FORSOMAKAR Desak Gubernur Sumut Benahi Perizinan Tambang Galian C dan Hentikan Maraknya Tambang Ilegal

Berikut Tren Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Sumatera Utara

Berikut Tren Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Sumatera Utara

Kapolrestabes Medan Dukung Turnamen Domino PWI Sumut Jelang HPN 2026

Kapolrestabes Medan Dukung Turnamen Domino PWI Sumut Jelang HPN 2026

Repdem Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Tapanuli Tengah untuk Warga Terdampak Bencana

Repdem Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Tapanuli Tengah untuk Warga Terdampak Bencana

Suami Jadi Tersangka Pembunuhan Istri di Medan Helvetia

Suami Jadi Tersangka Pembunuhan Istri di Medan Helvetia

PT SAUCA Gelar Apel Satpam Nataru, Perkuat Pengamanan Humanis dan Antisipatif di Sumut

PT SAUCA Gelar Apel Satpam Nataru, Perkuat Pengamanan Humanis dan Antisipatif di Sumut

Komentar
Berita Terbaru