Kamis, 22 Januari 2026

Orang Meninggal Dilantik Jadi Pejabat Eselon, Tuahman: Periksa dan Copot Kepala BKD Sumut

- Jumat, 24 Februari 2023 15:46 WIB
Orang Meninggal Dilantik Jadi Pejabat Eselon, Tuahman: Periksa dan Copot Kepala BKD Sumut

Kitakini.news – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi didesak agar memeriksa dan mencopot Kepala Badan Kepagawai Daerah (BKD) Pemerintah Provinsi Sumut (pemprovsu) Safruddin dari jabatannya karena dinilai tidak becus, ceroboh dan tidak teliti dalam menginput nama seorang pejabat eselon yang sudah meninggal untuk dilantik.

Baca Juga:

 

“Kepala BKD Sumut tidak becus, ceroboh dalam bekerja. Periksa dan non-job kan dia, karena telah memasukkan orang yang telah meninggal dunia untuk dilantik sebagai pejabat eselon di lingkungan Pemprovsu,” kata Ketua Fraksi Partai NasDem Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), dr Tuahman Franciscus Purba, kepada wartawan di ruang kerjanya gedung dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Jumat (24/2/2023).

Hal ini dikatakan Tuahman Purba merespon Gubsu Edy Rahmayadi melantik 911 pejabat eselon III dan IV lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, Selasa (21/2/2023) lalu yang diketahui satu diantara pejabat yang dilantik sudah meninggal tiga tahun lalu.

Menurut sumber, pejabat yang dilantik adalah Edison Hutasoit ST sebagai Kepala Sumber Daya Air dan Cipta Karya UPTD Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Tarutung Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Provsu.

Diketahui, Edison meninggal dunia 3 tahun lalu saat menjabat sebagai Kepala Seksi (Kasi) Sumber Daya Air (SDA) Cipta Karya Gunung Sitoli.

Tuahman mengungkapkan, sehari sebelum pelantikan pejabat eselon tersebut, dirinya bertemu dengan Kepala BKD Sumut Safruddin sembari menanyakan prihal pelantikan.

 

“Saat saya tanyakan prihal pelantikan, Safruddin menjawab dengan yakin bahwa pihaknya memiliki tim khusus yang bekerja untuk menseleksi. Nah, ini sudah kejadian, seperti ini kah kinerja tim khsusu yang dimiliki BKD Sumut itu, sampai memasukkan nama orang yang sudah meninggal untuk dilantik sebagai pejabat? Lucu dan miris melihatnya. Ini sama saja sudah mempermalukan Gubsu Edy Rahmayadi,” ketus Tuahman.

 

“Akibat kinerja tim khusus yang tidak becus itulah, yang sudah meninggal dunia pun dimasukkan. Ini menunjukkan BKD Sumut tidak hati-hati dan ceroboh meng-input nama tanpa meng-Kroscek kembali. Bagaimana Sumut Bermartabat jika hal sepele seperti ini terjadi,” cetusnya.

Maka dari itu, lanjut Tuahman, Fraksi Partai NasDem DPRD Sumut meminta untuk diperiksa lebih detail, cermat dan berulang-ulang, selain mencocokkan identitas, alamat maupun fisik terhadap orang yang akan dilantik.

“Evaluasi dan copot Kepala BKD Sumut dan kedepan jangan lagi terjadi seperti ini. memalukkan sekali,” tandasnya.

 



Redaksi 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Situs Klub Nilai Komentar Mo Salah “Memalukan”, Isyarat Pergi dari Liverpool Jadi Jalan Terakhir?

Situs Klub Nilai Komentar Mo Salah “Memalukan”, Isyarat Pergi dari Liverpool Jadi Jalan Terakhir?

Tim Futsal Putra Terbaik se-Sumatera Siap Bertanding Babak Regional Final AXIS Nation Cup 2025 di Palembang

Tim Futsal Putra Terbaik se-Sumatera Siap Bertanding Babak Regional Final AXIS Nation Cup 2025 di Palembang

Muryanto Diperiksa KPK, Kemanan Kampus Intimidasi Larang Mahasiswa Protes

Muryanto Diperiksa KPK, Kemanan Kampus Intimidasi Larang Mahasiswa Protes

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok di Sumut Dipicu Masalah Pasokan

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok di Sumut Dipicu Masalah Pasokan

Inalum Genjot Produksi Green Aluminium dengan Teknologi Mutakhir Tiongkok

Inalum Genjot Produksi Green Aluminium dengan Teknologi Mutakhir Tiongkok

Raja Kungfu Dagestan Muslim Salikhov, KO Carlos Leal dalam 42 Detik di UFC Abu Dhabi

Raja Kungfu Dagestan Muslim Salikhov, KO Carlos Leal dalam 42 Detik di UFC Abu Dhabi

Komentar
Berita Terbaru